Sosialisasi Pencegahan Covid-19, Kapolresta Denpasar: Virus Ini Betul-betul Ada

Kompas.com - 21/10/2020, 15:47 WIB
Kepala Polresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan saat tatap muka dengan pihak Desa Adat Renon, Selasa (20/10/2020). IstimewaKepala Polresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan saat tatap muka dengan pihak Desa Adat Renon, Selasa (20/10/2020).

DENPASAR, KOMPAS.com - Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan melakukan pertemuan tatap muka dengan sejumlah perwakilan Desa Adat Renon pada Selasa (20/10/2020).

Dalam pertemuan itu, Jansen menyosialisasikan bahaya penyebaran virus corona baru kepada masyarakat adat.

"Sampai saat ini personel Polresta Denpasar terpapar Covid sebanyak 14 orang. Virus ini betul-betul ada," kata Jansen saat tatap muka dengan pihak Desa Adat Renon, Selasa (20/10/2020).

Jansen mengingatkan, virus ini berbahaya, khususnya bagi masyarakat yang memiliki penyakit bawaan.

"Namun bukan berarti tidak bisa disembuhkan itu tergantung kondisi tubuh kita," kata dia.

Baca juga: Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Menurutnya, pandemi Covid-19 sudah hampir delapan bulan berlangsung. Hal itu membuat ekonomi Bali yang bergantung dengan pariwisata ikut terdampak.

Sebab, hotel dan tempat usaha sebagian besar terpaksa tutup.

Saat ini, pemerintah berusaha mencegah penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan kedisiplinan masyarakat melalui operasi yustisi.

Namun, kata dia, penularan masih terjadi. Sehingga, butuh kerja sama seluruh masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Jansen juga menyinggung demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja dalam beberapa pekanterakhir.

Ia meminta para tokoh adat mengimbau mahasiswa dan masyarakat tak berkerumun dan mengikuti demonstrasi. 

Ia juga mengingatkan tingginya kasus narkoba dan pencurian selama pandemi Covid-19.

Ia meminta semua pihak waspada dan ikut menjaga lingkungan masing-masing.

"Mulai ada peningkatan ini tidak terlepas dari adanya PHK dan kurangnya lapangan pekerjaan, dan untuk itu mari sama sama menjaga lingkungan kita," kata dia.

14 anggota Polres Denpasar positif Covid-19

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi mengatakan, 14 anggota terkonfirmasi positif Covid-19 itu tercatat dari awal pandemi hingga Selasa (20/10/2020).

Awalnya, Polresta Denpasar melakukan rapid test massal. Anggota yang dinyatakan reaktif lalu menjalani tes swab.

Baca juga: Video 5 Remaja Perempuan Memperebutkan Lelaki Viral, Polisi Panggil Keluarga dan Pihak Sekolah

Meski tak menyebut angka pasti, sebagian besar dari personel ini sudah dinyatakan sembuh dan kembali bekerja seperti biasa. Sementara, sisanya diisolasi di RS Trijata Denpasar.

"14 ini sudah membaik dan sebagian sudah ngantor," kata dia.

Untuk mencegah penularan Covid-19, pihaknya menyiapkan sarana cuci tangan di Markas Polresta Denpasar.

Lalu melakukan penyemprotan disinfektan secara periodik di seluruh ruangan termasuk asrama.

"Mengondisikan tempat duduk dengan memberi tanda silang di tempat pelayanan masyarakat agar masyarakat bisa jaga jarak," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X