Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Kompas.com - 21/10/2020, 11:57 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin mengikuti kegiatan siaga bencana hidrometeorologi bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu RUzhanul Ulum, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Wali Kota Bogor Bima Arya, Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayjen TNI Mohamad Hasan dan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan melakukan penanaman ribuan pohon di hulu Sungai Ciliwung, Telaga Saat, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10/2020). Kompas.com / Humas PemkabBupati Bogor Ade Yasin mengikuti kegiatan siaga bencana hidrometeorologi bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu RUzhanul Ulum, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Wali Kota Bogor Bima Arya, Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayjen TNI Mohamad Hasan dan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan melakukan penanaman ribuan pohon di hulu Sungai Ciliwung, Telaga Saat, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, bencana banjir dan longsor yang kerap terjadi di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, kemungkinan besar dampak deforestasi atau penebangan hutan.

Hal itu ia katakan menyusul adanya pemetaan beberapa wilayah yang perlu menjadi perhatian petugas sebelum terjadinya bencana hidrometeorologi, dampak dari iklim La Nina.

"Mungkin karena deforestasi dampak penebangan pohon, sehingga sering terjadi banjir, longsor, karena air cepat turun begitu. Ini kontur tanah di selatan (Puncak Bogor)," kata Ade usai melakukan penanaman ribuan pohon di hulu Sungai Ciliwung, Telaga Saat, Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Menurut Ade, kawasan Puncak yang terdiri dari beberapa kecamatan seperti Ciawi, Cisarua, Megamendung, Cigombong, dan Caringin, merupakan yang paling rawan.

Sebab, bentang wilayahnya berada di dataran tinggi, disertai kondisi kontur tanah yang berbukit dan labil.

Ia pun mencontohkan seperti banjir dan tanah longsor yang terjadi awal September 2020 lalu di sejumlah kecamatan di Puncak Bogor.

Baca juga: Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Menurut Ade, walaupun bencana hidrometeorologi terbilang kecil, dalam sekali bencana bisa merusak bahkan menghancurkan 2 sampai 3 rumah.

"Tentu itu merugikan, karena masyarakat kena dampaknya ya, walaupun tidak secara nasional. Nah, yang kecil-kecil ini perlu kita waspadai, karena kalau terlalu banyak kasihan masyarakat," ujar Ade.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X