Pria Mencurigakan di Rumah Makan Ogan Ilir Digeledah, Isi Tasnya Ada 1 Kg Sabu

Kompas.com - 21/10/2020, 07:48 WIB
Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi menunjukkan barang bukti sabu seberat hampir 1 KG hasil pengungkapan personel polisi dari Satuan Narkoba Polres Ogan Ilir Sumatera Selatan AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGKapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi menunjukkan barang bukti sabu seberat hampir 1 KG hasil pengungkapan personel polisi dari Satuan Narkoba Polres Ogan Ilir Sumatera Selatan

INDRALAYA, KOMPAS.com - Polres Ogan Ilir Sumatera Selatan menangkap seorang kurir narkotika jenis sabu dengan barang bukti sabu seberat hampir 1 kg dalam sebuah operasi penangkapan di wilayah Ogan Ilir, Minggu (18/10/2020) kemarin.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi dalam jumpa pers, Selasa (20/10/2020) mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi akan adanya transaksi narkotika jenis sabu. 

Bahwa ada terduga kurir bernama Suwandi, warga rumah susun Palembang, tengah berada di sebuah rumah makan di Indralaya, Ogan Ilir, untuk melakukan transaksi sabu.

Polisi lalu melakukan penyamaran dengan berpura-pura makan di rumah makan tersebut.

Baca juga: Kejari Ogan Ilir Berlakukan Bayar Tilang via Aplikasi, Barang Bukti Diantarkan Ojek Online

Pria mencurigakan

Polisi lalu melihat salah seorang pria yang tindak tanduknya mencurigakan sedang berada di dalam rumah makan tersebut.

Polisi lalu mendekati dan melakukan penggeledahan dengan berpura-pura mengatakan orang tersebut adalah pelaku begal yang sedang diincar.

Saat digeledah dengan alasan hendak mencari kunci T ditemukan sebuah kemasan dalam bungkusan dengan aksara China.

"Anggota saya lalu memeriksa kemasan itu yang ternyata berisi narkotika jenis sabu, ketika ditimbang beratnya 939 gram atau nyaris 1 kg," jelas Imam.

Mendapati itu polisi langsung meringkus terduga kurir narkoba tersebut.

"Alhamdulillah dengan terungkapnya kasus itu kita telah menyelamatkan 4659 warga Ogan Ilir," tambah Imam. 

Baca juga: Duduk Perkara Paslon Ilyas-Endang Didiskualifikasi KPU Ogan Ilir, Berawal dari Laporan Paslon Lawan

Mengaku diupah Rp 5 juta

Sementara tersangka Aswandi mengatakan dia menjadi kurir baru pertama kali dengan upah Rp 5 juta .

"Baru sekali ini pak, saya dijanjikan ulah 5 juta rupiah," kata Aswandi menunduk.

Atas perbuatannya Aswandi terancam hukuman hingga seumur hidup. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Regional
Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Regional
Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X