Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Kompas.com - 20/10/2020, 21:08 WIB
Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jamal Wiwoho ditemui seusai mengukuhkan dua guru besar di Auditorium UNS Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIRektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jamal Wiwoho ditemui seusai mengukuhkan dua guru besar di Auditorium UNS Solo, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Universitas Sebelas Maret ( UNS) Solo, Jawa Tengah, mengambil langkah lockdown setelah dua pejabatnya meninggal karena Covid-19.

Kedua pejabat tersebut yakni, Dosen Fakultas Hukum Prasetyo Hadi Purwandoko dan Kasubbag Umum dan Keuangan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Karyono.

"Kami lockdown dulu kampus. Mulai hari ini sudah kami buat laporannya," kata Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho saat dihubungi wartawan di Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Dokter Siswanto Meninggal karena Covid-19, Sempat Berjuang Selama 5 Hari

Selain itu, pihaknya juga menyemprotkan disinfektan ke seluruh area gedung.

"Kita semprot disinfektan semua. LPPM, Fakultas Hukum, Kantor Pusat. Iya, gedung-gedung saat Pak Pras berhubungan dengan siapa saja, Pak Karyono pernah berhubungan dengan siapa saja dan ke mana saja ruangnya yang disinggahi," ungkap dia.

Jamal mengatakan, dua pejabat kampus yang meninggal karena Covid-19 tersebut sama-sama mempunyai riwayat perjalanan dari Ubud, Bali.

"Kebetulan dia (Pak Karyono) ada acara di sana (Ubud, Bali) sama beliau Pak Pras," terang Jamal.

Baca juga: Perawat di Pontianak Meninggal karena Covid-19, Miliki Komorbid Hipertensi

Dua pejabat UNS meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Dosen FH UNS Prasetyo meninggal pada Senin (19/10/2020) dini hari.

Sedangkan, Kasubbag Umum dan Keuangan LPPM UNS Karyono meninggal pada Selasa (20/10/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Sudah kita tracing (keluarga almarhum Karyono dan Prasetyo). Belum ada hasilnya," kata Jamal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

29 Istri Petahana Maju Jadi Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Regional
Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Acara Indonesian Scooter Festival Dihentikan Paksa, Berkerumun Tanpa Masker, Dibubarkan dengan Pengeras Suara

Regional
BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

Regional
Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Regional
Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X