Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Kompas.com - 20/10/2020, 17:28 WIB
Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

KOMPAS.com - Sebanyak enam pemulung di Kota Ambon, Provinsi Maluku, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (15/10/2020).

Mendapat informasi itu, tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon menjemput enam pemulung tersebut.

Baca juga: Kabur Saat Dibawa ke Pusat Karantina, Satgas Belum Temukan Pemulung Positif Covid-19

Tetapi, seorang pemulung kabur saat hendak dibawa ke pusat karantina.

Sehingga, Satgas Covid-19 hanya membawa lima pemulung.

Sampai sekarang, tim satgas belum mengetahui keberadaan pemulung yang dinyatakan positif Covid-19 itu.

Kepala Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon Joy Adriansz mengatakan, tim telah beberapa kali mendatangi rumah pemulung tersebut.

Baca juga: Cerita Kembar Trena Trini Terpisah 20 Tahun karena Konflik Ambon, Bertemu gara-gara TikTok

"Sudah beberapa kali dijemput, tapi yang bersangkutan melarikan diri," kata Joy saat dihubungi Kompas.com, Selasa (20/10/2020).

Satgas masih berusaha mencari keberadaan pemulung positif Covid-19.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Regional
Banjir Parah di Medan, Diduga Luapan Sungai Deli

Banjir Parah di Medan, Diduga Luapan Sungai Deli

Regional
DPRD Jabar Digeledah KPK, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp 8,5 Miliar

DPRD Jabar Digeledah KPK, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp 8,5 Miliar

Regional
Perjalanan Pemuda Belasan Tahun Keroyok Anggota TNI hingga Divonis Penjara 3,5 Bulan

Perjalanan Pemuda Belasan Tahun Keroyok Anggota TNI hingga Divonis Penjara 3,5 Bulan

Regional
Bupati Cirebon Imron Rosyadi Positif Corona

Bupati Cirebon Imron Rosyadi Positif Corona

Regional
Penyelundup Sabu ke Aceh Divonis Mati

Penyelundup Sabu ke Aceh Divonis Mati

Regional
Covid-19 di Babel Lampaui 1.000 Kasus, Ini 3 Kelompok Penularan Dominan

Covid-19 di Babel Lampaui 1.000 Kasus, Ini 3 Kelompok Penularan Dominan

Regional
Bertahan Melawan Penambangan Emas Ilegal, Warga Hutan Desa Lubuk Bedorong Jambi Sampai Bakar Alat Berat Pelaku

Bertahan Melawan Penambangan Emas Ilegal, Warga Hutan Desa Lubuk Bedorong Jambi Sampai Bakar Alat Berat Pelaku

Regional
Kronologi Penemuan Jenazah Wanita yang Dikubur di Fondasi, Terungkap karena Laporan Perzinaan

Kronologi Penemuan Jenazah Wanita yang Dikubur di Fondasi, Terungkap karena Laporan Perzinaan

Regional
Sederet Aturan di Bandung Usai Berstatus Zona Merah, Mal Tutup Awal hingga Denda Rp 100.000

Sederet Aturan di Bandung Usai Berstatus Zona Merah, Mal Tutup Awal hingga Denda Rp 100.000

Regional
Mulai 15 Desember, Pendatang ke Solo Wajib Jalani Karantina di Benteng Vastenburg

Mulai 15 Desember, Pendatang ke Solo Wajib Jalani Karantina di Benteng Vastenburg

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X