Bentrok Pengukuhan Kepala Desa di Maluku, Sejumlah Warga Terluka

Kompas.com - 20/10/2020, 16:05 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

AMBON, KOMPAS.com - Acara pengukuhan adat Kepala Ohoi (Desa) Ohoiel yang berlangsung di rumah raja Meumfit di Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, diwarnai bentrokan antar warga.

Bentrokan terjadi setelah sejumlah keluarga dari Kepala Ohoi yang datang dari Tual memprotes kegiatan pengukuhan tersebut sambil melempari rumah raja tempat acara pengukuhan berlangsung, Senin (19/10/2020).

Akibat pelemparan rumah raja tersebut, bentrokan antara sesama keluarga itu pun pecah.

Dalam bentrokan itu sejumlah warga terluka termasuk Kepala Ohoi yang akan dikukuhkan Yakobus Betaubun.

Baca juga: Dinkes: Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Kota Ambon Meningkat

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Alfaris Pattiwael membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya benar, tapi sudah kondusif, itu mereka sesama keluarga dan sudah kondusif, nanti langsung ke Kapolsek Kei Besar saja,” kata Alfaris yang dihubungi Kompas.com dari Ambon, Selasa (20/10/2020).

Sementara, Kapolsek Kei Besar AKP Stanislaus Kasihiw mengatakan, sebelum bentrok terjadi, pihaknya telah mendapatkan informasi akan dilakukan pengukuhan tersebut dari keluarga yang menolak acara pengukuhan tersebut.

“Setelah saya dapat informasi itu dari anggota intel saya hubungi sekretaris raja, dan beliau mengiyakan jadi saya suruh beritahukan ke raja, setelah itu saya perintahkan dua anggota ke raja untuk mengecek informasi itu dan betul akan ada pengukuhan dan ada sebagian keluarga yang menolak itu,” ungkap dia.

Stanislaus mengungkapkan, malam hari sebelum acara pengukuhan dilakukan, ia juga telah memerintahkan Wakapolsek dan anggota untuk pergi ke rumah raja.

Saat itu, Wakapolsek juga meminta agar sebaiknya acara tersebut ditunda mengingat situasi yang tidak kondusif.

Stanislaus mengaku juga telah mengimbau kepada raja Meumfit yang akan mengukuhkan kepala Ohoi Ohoiel agar sebaiknya tidak memaksa untuk melakukan pengukuhan dan menunda sementara acara tersebut jika kondisi keamanan tidak memungkinkan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Regional
Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X