Siswi SMA Bunuh Diri karena Beban Tugas Daring, Dinas Pendidikan Evaluasi Sistem Belajar Online

Kompas.com - 20/10/2020, 15:59 WIB
Jenazah MI (16) siswi kelas dua SMA di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dibawa ke pemakaman. MI tewas usai merekam dirinya menenggak racun serangga lantaran depresi dengan tugas daring yang menumpuk. Sabtu, (20/10/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Jenazah MI (16) siswi kelas dua SMA di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dibawa ke pemakaman. MI tewas usai merekam dirinya menenggak racun serangga lantaran depresi dengan tugas daring yang menumpuk. Sabtu, (20/10/2020).

GOWA, KOMPAS.com - Tewasnya MI (16), siswi kelas 2 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 18 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan usai menenggak racun serangga akibat beban tugas daring memaksa Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan mengevaluasi sistem belajar mengajar daring.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap kepastian motif korban menenggak racun. 

Dinas Pendidikan sempat mengklarifikasi bahwa penyebab warga Desa Bilalang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. menenggak racun bukan akibat beban tugas sekolah daring melainkan bermotif asmara.

Baca juga: Siswi SMA Bunuh Diri karena Beban Tugas Daring, Dinas Pendidikan Duga Ada Motif Asmara

Hal ini berdasarkan hasil investigasi sementara pihak Dinas Pendidikan di mana siswi itu hanya mengerjakan tugas sekolah tiga kali dalam sepekan dan tidak ada pemaksaan dari para guru.

"Siswi hanya mengerjakan tugas dua sampai tiga mata pelajaran dalam seminggu dan para guru juga mengaku tidak pernah memaksa siswi untuk menyelesaikan tugasnya," kata Fitri Ari Utami, Kepala Cabang 2 Makassar dan Gowa Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa, (20/10/2020) melalui sambungan telepon seluler.

Meski demikian, Fitri mengaku pihaknya akan mengevaluasi sistem belajar mengajar daring dan menyerahkan penyelidikan kepada pihak kepolisian.

"Atas peristiwa ini kami akan mengevaluasi sistem belajar secara daring dan menekankan kepada seluruh tenaga pendidik agar tidak menekan siswa dalam mengerjakan tugas," kata Fitri Ari Utami.

Baca juga: Siswi Bunuh Diri Diduga akibat Depresi PJJ, KPAI Sampaikan Duka Cita

Sementara pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini.

"Hari ini kami memeriksa sejumlah saksi termasuk keluarga, teman teman kelas, maupun guru-gurunya dan sampai hari ini kami masih tetap mengacu pada laporan awal di mana korban mengeluh dengan banyaknya tugas pelajaran secara online yang menumpuk," kata AKP Jufri Natsir, Kasat Reskrim Polres Gowa melalui sambungan telepon.

MI sendiri ditemukan tewas di kamar rumahnya dengan kondisi mulut berbusa.

Polisi yang melakukan penyelidikan mengamankan barang bukti berupa cangkir teh berisi racun serangga berwarna biru serta telepon seluler milik korban berisi rekaman video korban menenggak racun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X