Kompas.com - 20/10/2020, 12:14 WIB
Mahasiswa menggelar mimbar bebas saat berunjuk rasa tolak Omnibus Law di depan Gedung DPRD Kalsel, Selasa (20/10/2020). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARMahasiswa menggelar mimbar bebas saat berunjuk rasa tolak Omnibus Law di depan Gedung DPRD Kalsel, Selasa (20/10/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Unjuk Rasa mahasiswa menolak omnibus law Undang-undang (UU) Cipta Kerja kembali disuarakan mahasiswa di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (20/10/2020).

Di Jalan Lambung Mangkurat depan Gedung DPRD Kalsel, mahasiswa menggelar mimbar bebas sebagai refleksi setahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf.

Walau massa tak sebanyak pada dua unjuk rasa sebelumnya, tapi ruas Jalan Lambung Mangkurat tetap ditutup total.

Baca juga: Setahun Jokowi-Maruf dan Unjuk Rasa Menolak UU Cipta Kerja...

Dalam orasinya, Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kalsel, Ahdiyat Zairullah terus membakar semangat massa aksi.

"Kita kembali turun kejalan untuk menolak Omnibus Law Cipta Kerja dan hari ini adalah tepat setahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin," teriak Ahdiyat menggunakan pengeras suara.

Dalam aksi kali ini, seluruh peserta aksi mengangkat map merah sebagai simbol gagalnya Jokowi-Ma'ruf selama setahun memimpin.

"Kita bawa map merah, itulah rapor Jokowi-Ma'ruf," tegasnya.

Selain itu ujarnya, banyak janji-janji Jokowi-Ma'ruf yang belum terealisasi. Salah satunya, minimnya lapangan kerja bagi warga Indonesia.

Baca juga: MUI Sebut Jokowi Tak Bisa Terbitkan Perppu Cipta Kerja, KASBI: Presiden Tak Perlu Gengsi

"Selain menaikkan BBM, pemerintah justru mengutamakan lapangan kerja untuk tenaga kerja asing," tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, massa masih menduduki Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Ratusan polisi disiagakan untuk menjaga jalannya aksi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X