Kejari Pangkalpinang: Jembatan Rp 25 M Ambruk Diduga Ada "Human Error", Kerugian Ditaksir Rp 2 M

Kompas.com - 20/10/2020, 11:01 WIB
Jembatan senilai Rp 25,9 miliar lebih di Jerambah Gantung, Pangkalpinang ambruk saat proses pengerjaan, Jumat (16/10/2020) malam. KOMPAS.com/HERU DAHNURJembatan senilai Rp 25,9 miliar lebih di Jerambah Gantung, Pangkalpinang ambruk saat proses pengerjaan, Jumat (16/10/2020) malam.

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Insiden ambruknya badan jembatan yang sedang dibangun di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mendapat perhatian serius dari pemerintah kota setempat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pangkalpinang Suparlan Dulaspar mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari pihak kontraktor dan mendorong dilakukan perbaikan secepatnya.

"Puing-puing yang jatuh dipindahkan dan itu butuh waktu hingga hari ini. Besok Rabu sudah dilanjutkan lagi pembangunannya seperti pondasi dan lainnya," kata Suparlan di Pangkalpinang, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Pembangunannya Dikebut, Jembatan Penghubung Pangkalpinang-Bangka Senilai Rp 25 M Malah Ambruk

Dari kalkulasi sementara kata Parlan, kerugian akibat ambruknya jembatan mencapai Rp 2 miliar.

Namun, itu sepenuhnya bagian dari tanggungjawab kontraktor selaku pelaksana pembangunan.

Pemkot tidak bergerak terlalu jauh mengingat status proyek yang masih berjalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mudah-mudahan bisa selesai tetap waktu. Masih ada beberapa bulan lagi sampai akhir tahun," ujar Parlan.

Baca juga: Jembatan Senilai Rp 25,9 Miliar Ambruk, Ini Tanggapan Pemkot Pangkalpinang

Human error

Kepala Seksi Intel Kejari Pangkalpinang Ryan Sumarta mengatakan, kejaksaan sebagai tim pengawalan dan pengamanan pembangunan proyek strategis, telah turun langsung pada 17 Oktober untuk melihat lokasi kejadian.

Di lokasi proyek kejaksaan berkoordinasi dengan pemerintah kota yang juga dihadiri PPK, PPTK, pelaksana kegiatan dan pengawas.

"Dari koordinasi kami dapatkan informasi robohnya balok girder disebabkan human error. Menurut pelaksana dan pengawas pada saat sebelum insiden sedang dilakukan pemasangan bearing pada girder hingga pukul 18.00 WIB," ujar Ryan.

Menurut Ryan, ketika itu salah satu admument pemasangannya belum sempurna dan dilakukan perbaikan pemasangan setelah istirahat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X