Mengaku Anggota Tipikor Polda Jatim dan KPK, Pria Ini Menipu di Sekolah

Kompas.com - 19/10/2020, 19:26 WIB
Pihak kepolisian saat menunjukkan barang bukti kejahatan yang dilakukan oleh ME, dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Senin (19/10/2020). KOMPAS.COM/istimewaPihak kepolisian saat menunjukkan barang bukti kejahatan yang dilakukan oleh ME, dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Senin (19/10/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - ME (43), warga Lamongan, ditangkap pihak kepolisian usai melakukan aksi penipuan di Kecamatan Cerme, Gresik.

Bahkan, pada saat melakukan aksinya, ME menggunakan identitas palsu mengaku sebagai anggota Polda Jawa Timur (Jatim) dan KPK (Komisi Pemberantas Korupsi).

Saat mengelabui Khoirul Anam, salah seorang pengurus Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Cerme, Gresik, ME mengaku sebagai Vicky Andreanto, warga Desa Selat, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepada korban, ME berjanji akan membantu melancarkan pemberian bantuan dana hibah untuk sekolah tersebut, asalkan diberikan imbalan sejumlah uang yang ditentukan.

Baca juga: Syekh Ali Jaber Dijadwalkan Berdakwah di Gresik, Polisi Siapkan Pengamanan

"Dia mengaku mendapat perintah dari pemerintah pusat, untuk memberikan program bantuan di sekolah MI berupa dana hibah nasional, dengan anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 350 juta," ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Senin (19/10/2020).

Namun, sebelum pihak sekolah menerima bantuan sebesar Rp 350 juta yang dijanjikan, maka terlebih dulu harus menyetor uang tunai kepada pelaku Rp 5.750.000.

Uang ini modus pelaku sebagai biaya pajak untuk pengurusan pencairan dana hibah.

Aksi ini dilakukan pada 6 Oktober 2020 lalu, di mana pada saat itu pelaku juga menunjukkan sejumlah uang dalam koper yang dikatakan sebagai uang milik sekolahan lain yang sudah memberinya uang pelicin Rp 5.750.000.

Kondisi itu membuat korban akhirnya percaya dan memberinya uang seperti yang diminta oleh pelaku.

ME juga melengkapi dandanan ketika berjumpa dengan korban, mulai mengenakan masker dengan tulisan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor) Polda Jawa Timur, rompi dan pin bertuliskan KPK, borgol, serta senjata mainan.

Begitu korban menyerahkan uang yang dimaksud, pelaku menjanjikan uang hibah siap dicairkan tiga hari berselang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X