Siswi SMA Bunuh Diri karena Beban Tugas Daring, Dinas Pendidikan Duga Ada Motif Asmara

Kompas.com - 19/10/2020, 19:23 WIB
Kepala Cabang Wilayah 2 Makassar dan Gowa DInas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkaitdengan tewasnya seorang siswi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan akibat depresi dengan beban tugas daring dan keterbatasan internet. Senin, (19/10/2020) KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Kepala Cabang Wilayah 2 Makassar dan Gowa DInas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkaitdengan tewasnya seorang siswi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan akibat depresi dengan beban tugas daring dan keterbatasan internet. Senin, (19/10/2020)

 

GOWA, KOMPAS.com -Tewasnya MI (16), siswi kelas dua SMA Negeri 18 Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/10/2020) menggegerkan warga.

MI tewas menenggak racun serangga diduga lantaran terbebani dengan tugas daring dari sekolahnya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Bahkan, korban merekam dirinya menenggak racun serangga sebelumnya akhirnya tewas di kamarnya.

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan pun turun tangan.

Hasil penyelidikan sementara yang dilakukan pihak Dinas Pendidikan mengungkap bahwa ada dugaan motif asmara terkait penyebab siswinya menenggak racun serangga dan bukan akibat beban tugas daring dan keterbatasan internet.

"Semalam saya sendiri turun ke lokasi termasuk berbicara langsung dengan pihak keluarga dan rekan rekan kelas korban termasuk guru gurunya dan tidak ada motif depresi karena tugas daring bahkan ada dugaan bahwa motifnya, maaf, karena percintaan," ujar Fitri Ari Utami, Kepala Cabang Wilata 2 Makassar dan Gowa Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan saat dikonfirmasi langsung oleh Kompas.com di halaman Mapolres Gowa pada Senin, (19/10/2020).

Baca juga: Depresi karena Tugas Sekolah Menumpuk, Siswi SMA Nekat Bunuh Diri

Menurut Ari, diduga karena siswi itu masih remaja sehingga kondisi mentalnya masih labil. Namun, kata Ari, ia masih melakukan penyelidikan bersama sama dengan pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab sebenarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab sebenarnya korban mengakhiri hidupnya.

Laporan awal penyelidikan mengungkap bahwa korban depresi akibat beban tugas daring serta terbatasnya fasilitas internet di kampung korban. 

 "Sampai saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab utama korban menanggak racun berdasarkan laporan awal yang kami terima dimana korban depresi akibat tugas daring dan terbatasnya fasilitas internet dan tidak menutup kemungkinan hal ini akan berubah atau bertambah" kata AKP Jufri Natsir, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Gowa yang dikonfirmasi langsung oleh Kompas.com.

Baca juga: Diduga Stres karena Tugas Daring, Siswi SMA Nekat Bunuh Diri dan Tinggalkan Rekaman Video

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa MI ditemukan tewas oleh adiknya dengan kondisi mulut berbusa.

Polisi yang menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengamankan cangkir berisi cairan berwarna biru berisi racun serangga serta telepom seluler berisi rekaman korban saat menenggak racun.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Akibat Guguran Lava, Morfologi Gunung Merapi Berubah, Permukaan Kawah Terangkat

Regional
Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Paslon Pilkada Cianjur Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Bawaslu hanya Bisa Menegur

Regional
Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Penerima Dana PKH Direncanakan Maksimal 5 Tahun, Digilir untuk Keluarga Miskin Lain

Regional
Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Hasil Otopsi, Mayat Wanita Dikubur di Fondasi Rumah Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Pembunuhan Anak Usia 7 Tahun Terungkap Sesaat Sebelum Jenazah Dikubur

Regional
Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Usai Bunuh Suaminya dengan Kapak, Seorang Istri Serahkan Diri ke Polisi

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Probolinggo Saat 2 Warga Bersihkan Lahan

Regional
Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Siapa Calon Kepala Daerah Terkaya di Pilkada Karawang?

Regional
2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

2 Kali Terlibat Kasus Narkoba, Bintara Polisi Dipecat, Sempat Kabur Saat Ditangkap

Regional
Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Wisma Covid-19 di Babel Penuh, Karantina Diarahkan ke Desa-desa

Regional
Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Seorang Istri di NTT Aniaya Suaminya dengan Kapak hingga Tewas, Begini Ceritanya

Regional
Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Kasus Turnamen Sepak Bola di Serang, Wasit hingga Camat Diperiksa Polisi

Regional
Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Libur Akhir Tahun, Kasus Covid-19 dan Pinta Kepala Daerah

Regional
Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Truk dan Mobil Tabrakan, Relawan Penyeberang Jalan Jadi Korban

Regional
Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Saksikan Debat Publik Terakhir Pilkada Surabaya Malam Ini di Kompas TV

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X