Kompas.com - 19/10/2020, 14:34 WIB
Sekitar pukul 02.35 WIB, Senin (19/10/2020) dini hari tadi seorang nelayan Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dilaporkan hilang. DOK BASARNAS TANJUNGPINANGSekitar pukul 02.35 WIB, Senin (19/10/2020) dini hari tadi seorang nelayan Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dilaporkan hilang.

BATAM, KOMPAS.com – Seorang nelayan di Batam, Kepulauan Riau, hilang saat berlayar pada Senin (19/10/2020) dini hari.

Speedboat kecil atau pompong yang terbuat dari kayu milik korban diduga menabrak karang hingga terbalik di perairan Sekupang, Batam.

Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu’min membenarkan informasi tersebut.

Baca juga: Limbah Rapid Test Dibuang ke Sungai, 2 Petugas Medis Diperiksa Polisi

Mu’min mengatakan, hingga saat ini tim SAR Pos Batam masih melakukan pecarian dengan menyisir area di sekitar lokasi kejadian.

Adapun nelayan yang hilang diketahui bernama Dana.

“Waktu kejadiannya sekitar pukul 02.35 WIB tadi. Data korban yang hilang atas nama Dana, sedangkan yang selamat atas nama Abib. Mereka ada dua orang,” kata Mu’min melalui telepon, Senin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dikejar Polisi, Pencuri Ini Berlarian di Atap Rumah Warga

Mu’min mengatakan, kecelakaan terjadi di sekitar perairan Sekupang, atau lebih kurang 200 meter dari bibir pantai di perairan Sekupang.

“Satu korban selamat karena berhasil berenang ke Dermaga Basarnas dan satunya dilaporkan hilang,” kata Mu’min.

Baca juga: Anak Kembar yang Terpisah 20 Tahun Punya 6 Saudara di Tasikmalaya

Untuk proses pencarian, tim SAR menerjunkan Tim Rescue Pos SAR Batam sebenyak lima personel menggunakan RIB 03 Batam dan dibantu juga nelayan dari Belakang Padang.

Polairud Polda Kepri dan Polairud Polresta Barelang juga datang membantu pencarian.



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X