Kisah Ibu-ibu Bertahan Hidup Saat Pandemi, Bergantung pada Pembibitan Sawit

Kompas.com - 19/10/2020, 12:24 WIB
CEO PTPN V Jatmiko K Santosa berbincang dengan ibu-ibu yang bekerja di sentral pembibitan sawit unggul di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Riau, Sabtu (17/10/2020). KOMPAS.COM/IDONCEO PTPN V Jatmiko K Santosa berbincang dengan ibu-ibu yang bekerja di sentral pembibitan sawit unggul di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Riau, Sabtu (17/10/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Heddina (52) adalah salah satu ibu rumah tangga yang berupaya keras untuk bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, warga Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Provinsi Riau, ini bekerja di sentral pembibitan sawit unggul kerja sama operasional (KSO) antara PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V dengan penyedia benih Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Sumatera Utara.

Wajah perempuan paruh baya itu begitu segar meski hitam rambutnya mulai memudar.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Oktober 2020

Semangatnya berkobar kala berbicara mengenai lika-liku kehidupan.

Suara sumbang tak pernah ia hiraukan, karena yang terpenting baginya adalah masa depan tiga orang anaknya.

Lantang bicaranya selaras dengan tangannya yang bergerak cepat di atas hamparan polibag berisi bibit sawit unggul.

Dengan cekatan, ia membersihkan, memindahkan, dan menyiram barisan rapi bibit sawit unggul bersama 51 orang pekerja lainnya.

Bagi Heddina, keberadaan sentral pembibitan itu adalah sebuah anugerah.

Sebab, sang suami tercinta sudah tiada sejak 3 tahun lalu.

Sentral pembibitan sawit itu menjadi sebuah berkah, kala dia harus menjadi penopang keluarga untuk ketiga anaknya yang kini tengah mencari pekerjaan usai tamat sekolah.

"Ya, saya sangat bersyukur bisa bekerja di sentral pembibitan sawit unggul ini. Bisa membantu ekonomi keluarga saya. Sekarang saya ibu tunggal, setelah suami meninggal dunia 3 tahun lalu," ucap Heddina saat diwawancarai Kompas.com, Sabtu (17/10/2020).

Baca juga: Kisah-kisah Mereka yang Berhasil Bangkit di Tengah Pandemi, Ternak Cacing hingga Jual Ikan Cupang

Ia menceritakan bahwa sebelumnya pekerjaannya selalu tak menentu.

Tak jarang dia harus menepis rasa malu untuk meminta pekerjaan kepada tetangganya.

Hasil yang didapatnya juga pas-pasan.

Namun, semuanya menjadi lebih baik ketika Heddina dipercaya bekerja di sentral pembibitan sawit unggul PTPN V.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

36 Siswa SMP di Surabaya Positif Covid-19

36 Siswa SMP di Surabaya Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

Regional
Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Regional
Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Regional
Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Regional
Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Regional
Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Regional
Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Regional
Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Tertidur, Pasien di Rumah Sakit Dilecehkan Anak Teman Sekamarnya, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X