Fakta Lengkap Pelajar SMK Nikahi 2 Gadis Dalam Sebulan, Tanggapan Istri Pertama dan Harapan Orangtua

Kompas.com - 19/10/2020, 09:32 WIB
Ilustrasi pernikahan ShutterstockIlustrasi pernikahan

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com- Ahmad Rizal (18), pelajar salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Lombok Barat, terlihat menerima para gurunya di rumah.

Rizal yang mengenakan celana pendek itu sedang membelah kelapa muda di halaman rumahnya. Kelapa muda itu akan disajikan kepada gurunya yang berkunjung.

Sementara kedua istrinya, F dan M, sedang menyiapkan makanan bersama ibu mertua di dapur.

Pernikahan Rizal dan kedua istrinya viral di media sosial. Rizal yang masih duduk di bangku SMK itu menikahi F dan M yang juga berstatus pelajar.

Pernikahan mereka berjarak satu bulan. 

Baca juga: Istri Pertama Siswa SMK di Lombok: Waktu Itu Saya Kira Dia Tamu Mau Menjenguk, Ternyata...

Awalnya, Rizal menikahi F yang baru lulus sekolah menengah pertama (SMP) dan belum mendaftar ke SMA.

Sementara istri kedua Rizal, M saat ini masih duduk di bangku Madrasah Aliyah (MA) yang setara dengan SMA.

Saat ditemui Kompas.com, ayah Riza, Ayuni (37) mengatakan, pernikahan anaknya digelar secara adat tanpa memberi tahu Kantor Urusan Agama (KUA).

Ayuni menjelaskan, anak sulungnya itu menikahi F pada Kamis (17/9/2020). 

“Yang pertama itu dia (Rizal) nikah sama F, maskawinnya 2,5 juta dan sudah pergi nyongkolan,” kata Ayuni di rumahnya, Sabtu (17/10/2020).

Namun, Ayuni kaget keluarga M mengantarkan anaknya untuk dinikahkan dengan Rizal. Padahal, pernikahan Rizal dan F baru berusia seminggu.

“Pas lagi tidur itu, saya kaget datang keluarga Mariani minta untuk dinikahkan, waktu itu ibunya sempat pingsan. Ya karena disuruh untuk nikah ya kita terima dan harus tanggung jawab,” tutur Ayuni.

Acara pernikahan Mariani dilangsungkan pada Minggu (12/10/2020) dengan maskawin sebesar Rp 1 juta.

Ia menyebutkan, total biaya yang dikeluarkan mencakup pisuka dan resepsi pernikahan Rizal dengan dua istrinya mencapai Rp 50 juta.

Atas kejadian itu, Ayuni hanya bisa menghela napas panjang dan berharap anaknya bisa akur bersama dua istrinya.

Baca juga: Kisah Pelajar SMK Nikahi 2 Gadis dalam Sebulan, Orangtua Kaget hingga Pingsan

Tanggapan istri pertama

F yang merupakan istri pertama Rizal mengaku sempat kecewa dengan keputusan suaminya. Ia tak menyangka suaminya menikah lagi.

Awalnya, F mengira M merupakan tamu yang hendak menjenguk dirinya.

"Waktu itu dia (M) saya kira tamu yang mau menjenguk, eh tapi ternyata," kata F saat menceritakan kisahnya kepada Kompas.com.

Saat itu, M bersama keluarganya mendatangi rumah Rizal. Keluarga M meminta anaknya dinikahkan dengan Rizal.

"Saya nggak tau mau ngomong apa, sedih sih, kalau tau begini nggak mungkin (nikah)," kata F dengan nada rendah.

Meski begitu, F mencoba setia dengan suaminya. Ia tak akan menggugat cerai suaminya yang masih berstatus pelajar SMK itu.

Berharap bisa lanjut sekolah

Sementara itu, Nurminah berharap pihak sekolah tetap mengizinkan Rizal melanjutkan pendidikan hingga lulus.

"Harapan saya cuma satu, saya mohon izinkan anak saya tetap sekolah supaya dia dapat ijazah," kata Nurminah ditemui Kompas.com, Minggu (18/10/2020).

Nurminah berharap, anaknya lebih mudah mencari kerja dengan memiliki ijazah SMK. Sehingga, anaknya bisa menghidupi kedua istrinya.

"Pokoknya dia harus lanjut sekolah, sampai dia dapat ijazah, agar mudah dapat kerja untuk hidupi keluarganya," kata Nurminah.

Baca juga: Ini Kata Ayah Pelajar SMK yang Anaknya Nikahi 2 Gadis dalam Sebulan: Sudah Terjadi

Untuk sementara waktu, orangtua Rizal akan menanggung biaya hidup anak dan kedua menantunya. Sehingga, Rizal bisa fokus menyelesaikan pendidikan.

Wakil Humas SMKN Gerung Suswantin menerangkan, selama ini tak ada aturan yang melarang siswa telah menikah untuk sekolah. Pihaknya tetap memberi kesempatan kepada Rizal menyelesaikan pendidikannya.

"Selama belum ada aturan yang melarang bahwa siswa yang menikah itu diberhentikan dari sekolah, maka kami masih bisa memberikannya kesempatan," kata Suswantin ditemui di rumah Rizal.

Meski begitu, Suswantin mengatakan, keluarga harus menjelaskan perihal pernikahan itu kepada pihak sekolah terlebih dulu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X