2 Anggota DPRD Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Camat Saat Kunjungan Kerja

Kompas.com - 18/10/2020, 14:32 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

TUBAN, KOMPAS.com - Sebanyak dua anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tuban terkonfirmasi positif Covid-19 setelah kembali dari kunjungan kerja.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati mengatakan, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tuban melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Senori, Singgahan, dan Parengan.

Setelah pulang dari kunjungan kerja, para anggota dewan itu menjalani tes swab. Hasilnya, dua orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut Endah, dua anggota DPRD itu tertular dari pasien positif Covid-19 saat kunjungan tersebut.

Baca juga: Hanafi Rais, Anak Amien Rais Kecelakaan di Tol Cipali, Dikabarkan Alami Luka Berat

"Mungkin mereka terpapar saat kunker di Kecamatan Senori, dan kontak erat dengan sekcam dan camatnya yang lebih dulu positif Covid-19," kata Endah Nurul Komariyati, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (17/10/2020).

Setelah temuan kasus positif itu, tim satgas melakukan tracing terhadap orang-orang yang diduga melakukan kontak dengan anggota dewan itu.

Berdasarkan tracing, ditemukan seorang staf sekretaris dewan yang juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Staf itu memang bertugas di Komisi III DPRD Tuban. Ia juga ikut dalam kunjungan kerja ke tiga kecamatan itu.

"Mereka yang terpapar Covid-19, kini telah menjalani isolasi mandiri di rumah karena rumahnya memenuhi syarat untuk isolasi mandiri," jelasnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X