Kesaksian LA, Berhasil Kabur Sebelum Dibakar Suami, Sempat Selamatkan Ibu dan Anaknya

Kompas.com - 18/10/2020, 10:49 WIB
Tiga rumah tinggal puing setelah seorang suami di Banjarmasin, nekat membakar rumah mertuanya pada, Sabtu (17/10/2020) dinihari setelah cekcok dengan istrinya. KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARTiga rumah tinggal puing setelah seorang suami di Banjarmasin, nekat membakar rumah mertuanya pada, Sabtu (17/10/2020) dinihari setelah cekcok dengan istrinya.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - JA (34), pelaku pembakaran rumah mertua di Jalan Banyiur Luar, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), ternyata juga berencana membakar istrinya, LA (34).

Hal itu diungkapkan LA saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (17/10/2020).

Menurut LA, JA datang ke rumah orangtuanya pada Sabtu dini hari dengan membawa minyak tanah.

Baca juga: Suami Siram Minyak Tanah ke Tubuh Istri karena Menolak Rujuk, lalu Bakar Rumah Mertua

Di hari sebelumnya, LA dan JA sempat membicarakan soal perceraian. LA kekeh ingin bercerai, tapi JA menolak.

Hingga akhirnya JA datang ke rumah orangtua LA. Saat itu kembali terjadi cekcok antara LA dan JA.

"Kami sempat berdebat, tiba-tiba dia menyiramkan minyak tanah ke tubuh saya. Setelah itu baru menyiram bagian rumah," tutur LA dalam dialeg Banjar.

Baca juga: Ibu dari Siswa SMK yang Nikahi 2 Gadis: Mohon Izinkan Anak Saya Tetap Sekolah agar Dapat Ijazah

Usai menyiram minyak tanah ke tubuh istrinya, JA kemudian mengeluarkan korek api dan mulai membakar rumah.

Namun, LA berhasil kabur sebelum api membakar tubuhnya.

Sebelum api membesar, LA juga masih sempat membangunkan ibu dan anaknya.

"Sehabis mengambil anak dan membangunkan ibu, saya langsung keluar rumah. Setelah itu api menyala dan perlahan membesar," ucapnya.

Usai membakar rumah, JA kabur dan berhasil ditangkap pada Sabtu petang saat bersembunyi di kolong rumah warga.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin, Iptu Yadi Tullah mengatakan, JA sempat tersambar api sebelum kabur. Tubuh JA mengalami luka bakar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Regional
Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

Regional
Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Regional
Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Regional
4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

Regional
Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Regional
Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Regional
Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Regional
Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Regional
Detik-detik Tubuh Ridwan Diterkam Buaya hingga Luka Parah, Korban Sempat Melawan

Detik-detik Tubuh Ridwan Diterkam Buaya hingga Luka Parah, Korban Sempat Melawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X