Dalam Waktu Singkat, Uang Rp 400 Juta di Rekening Dokter Dibobol, Tersisa Rp 500.000

Kompas.com - 17/10/2020, 17:28 WIB
Ilustrasi kejahatan siber ShutterstockIlustrasi kejahatan siber

KOMPAS.com- Seorang dokter gigi di Surabaya, Eric Priyo Prasetyo (43) mengalami kejadian tak menyenangkan.

Dalam hitungan menit, saldo sebanyak Rp 400 juta di rekeningnya dibobol.

Pelaku pembobolan hanya menyisakan uang sekitar Rp 500.00 di rekeningnya.

Baca juga: Setelah Menutup Nomor HP, Dokter Gigi Ini Kehilangan Rp 400 Juta di Rekening

Bermula mendapat telepon mengaku pihak bank

ilustrasi teleponPixabay ilustrasi telepon
Aksi pembobolan rekening Eric terjadi sejak tahun 2016. Akan tetapi hingga kini, kasus tersebut belum menemukan titik temu.

Penasihat hukum Eric, Yusron Marzuki menjelaskan, awalnya kliennya mendapatkan telepon dari seorang pria.

Pria itu mengaku sebagai customer service Bank Danamon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepada Eric, pria tersebut mengatakan bahwa Eric terdaftar pada layanan bank yang menyajikan harga komoditas, valas serta saham.

Tak langsung percaya, Eric pun mengonfirmasi ke pihak Bank Danamon perihal telepon tersebut.

Pihak bank menyebut, tak ada layanan seperti yang dikatakan oleh pria yang meneleponnya.

"Pak Eric diminta mengabaikan dan tidak menanggapi infoemasi dari penelepon misterius itu," kata Yusron.

Baca juga: Pembobolan Rp 300 Juta milik Nasabah, Pelaku Incar Sampah Struk ATM dengan Saldo Besar, Ini Penjelasan Polisi

 

Ilustrasi handphone.Shanghaiist Ilustrasi handphone.
Diteror pesan ancaman hingga kode aktivasi

Namun kemudian, ada kode aktivasi yang dikirimkan ke ponsel Eric.

Ia terkejut karena tidak melakukan aktivasi layanan apapun.

Tak berhenti di situ, Eric seperti diteror. Bahkan ia juga menerima pesan bernada ancaman.

Lantaran merasa tak nyaman, Eric mendatangi pusat layanan Telkomsel di Jalan Kayoon Surabaya untuk menutup nomor ponselnya.

Menurut Yusron, setelah ditutup nomor kliennya kembali aktif.

"Tujuh menit usai ditutup, nomor Pak Eric aktif lagi. Informasi dari Telkomsel, nomor tersebut dikloning di Kelapa Gading Jakarta," tutur Yusron.

Baca juga: Nomor Ponsel Dokter Eric Dikloning, Tabungan Rp 400 Juta Raib, Telkomsel dan Danamon Digugat

Saldo dikuras

Ilustrasi rekening bank.Shutterstock Ilustrasi rekening bank.
Beberapa hari sesudahnya, Eric baru menyadari jika saldo rekeningnya telah dibobol.

Dari daftar mutasi, uangnya mengalir ke lima nomor rekening yang tak ia ketahui. Adapun transaksi berlangsung delapan kali dalam waktu singkat.

Saldo Eric terkuras. "Dari semula sekitar Rp 400 juta tinggal sekitar Rp 500.000," kata dia.

Kejadian itu dilaporkan ke Polda Jatim.

Eric juga meminta ganti rugi kepada pihak Telkomsel dan Danamon atas kejadian yang menimpanya.

Namun Telkomsel maupun Danamon dinilai tidak memiliki itikad baik untuk mengganti.

"Karena sejak 2016 tidak ada ganti rugi untuk kerugian yang dialami klien kami," terang Yusron.

Baca juga: Terjadi 4 Tahun Lalu, Ini Kronologi Dokter Gigi Kehilangan Rp 400 Juta di Rekeningnya

 

Ilustrasi hukumShutterstock Ilustrasi hukum
Danamon dan Telkomsel digugat, ini tanggapan mereka

Tak hanya melapor ke polisi, Eric akhirnya melayangkan gugatan pada Telkomsel dan Bank Danamon ke PN Surabaya.

Sebab, dalam kejadian itu, Danamon dan Telkomsel dinilai bertanggung jawab.

Diduga, ada aksi penyalahgunaan kartu pelanggan yang telah ditutup.

Adapun, sidang mediasi kasus ini akan digelar pada 27 Oktober 2020.

Mengetahui pihaknya digugat, General Manager External Corporate Communications Telkomsel Aldin Hasyim prihatin dengan kejadian yang menimpa Eric.

Aldin menjelaskan, Telkomsel telah menerapkan SOP sesuai aturan yang berlaku di industri telekomunikasi.

Aturan tersebut antara lain diterapkan dalam hal pengajuan deaktivasi atau reaktivasi layanan, termasuk penggantian SIM card.

Dengan demikian, keamanan data pelanggan dapat terlindungi.

"Validasi kepemilikan layanan melalui proses verifikasi berlapis, seperti konfirmasi kelengkapan data pelanggan sesuai yang terdaftar di sistem Telkomsel," ujar dia.

Baca juga: Cerita Pembobol Rekening: Bekerja dari Gubuk, tetapi Punya Rumah dengan Kolam Renang

Mewakili pihak Telkomsel, Aldin berpesan agar pelanggan waspada dengan proses transaksi dan menjaga kerahasiaan data pribadi mereka.

Senada dengan keterangan Aldin, Regional Head Jawa Timur Bank Danamon Eka Dinata memastikan pihak bank tak akan pernam meminta informasi terkait data pribadi nasabah.

Sehingga, ia meminta nasabah menjaga keamanan data pribadi seperti PIN, user ID, password atau data lainnya.

"Pihak bank tidak akan pernah meminta informasi tersebut," kata dia.

Menghadapi gugatan tersebut, Telkomsel dan Danamon mengaku siap kooperatif untuk membantu penanganan kasus yang menimpa Eric.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Surabaya, Achnad Faizal | Editor: Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.