Kronologi Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor yang Mengakibatkan 5 Orang Tewas, 7 Terluka, Diduga Rem Blong

Kompas.com - 17/10/2020, 14:34 WIB
Petugas Kepolisian sedang mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun yang mengakibatkan 5 orang tewas di Jalan Raya Puncak Bogor, Kampung Sampay, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2020). Dokumentasi Polisi/Satlantas Polres BogorPetugas Kepolisian sedang mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun yang mengakibatkan 5 orang tewas di Jalan Raya Puncak Bogor, Kampung Sampay, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2020).

KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk bermuatan batu split dengan satu mobil dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Puncak Bogor, Kampung Sampay, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2020) dini hari.

Akibat kejadian tersebut, lima orang dikabarkan tewas di lokasi kejadian, dua luka berat, dan lima luka ringan.

Polisi menyebut, kecelakaan beruntun itu terjadi karena mobil truk dengan nomor pelat B 9978 UDF yang dikendarai sopir berinisial EH (29), warga Cianjur, Jawa Barat, mengalami rem blong.

Baca juga: Kronologi Wanita yang Mengaku Istri Jaksa Marahi Petugas Saat Terjaring Razia Masker, Dilaporkan ke Polisi

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fitra Zuanda mengatakan, kejadian berawal saat mobil truk tersebut melaju kencang dari arah Cianjur menuju Bogor atau arah Jakarta.

Saat melintas di jalan turunan puncak, rem kendraaan truk tidak berfungsi dengan baik.

Akibatnya, truk oleng ke lajur kanan dan menabrak tiga kendaraan sepeda motor dan satu mobil.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor, 5 Orang Tewas, 7 Terluka

Usai menabrak kendaraan tersebut, mobil truk tersebut masih melaju hingga akhirnya berhenti setelah menghantam sebuah kios.

"Kecelakaan beruntun karena kondisi jalan juga menurun saat insiden itu terjadi. Posisi turunan," kata Fitria saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Tol Boyolali yang Mengakibatkan 2 Orang Tewas

Usai kejadian tersebut, kata Fitria, kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun sudah dievakuasi.

Saat ini, sambungnya, petugas masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan itu.

Sementara, untuk korban selamat sudah dibawa ke RSUD Cisarua untuk mendapatkan perawatan.

Baca juga: 26 Penumpang Pesawat di BIM Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Sumbar: Bukan yang Pertama

 

(Penulis Kontributor Kabupaten Bogor, Afdhalul Ikhsan | Editor Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X