SMP di Serang Dibobol Maling, 119 Tablet dan 19 Laptop Raib

Kompas.com - 17/10/2020, 14:15 WIB
Petugas kepolisan saat olah tempat kejadian perkara IstimewaPetugas kepolisan saat olah tempat kejadian perkara

SERANG, KOMPAS.com - Kawanan pencuri menyatroni gedung Sekolah Menengah Pertama ( SMP) Negeri 2 Ciruas, Kabupaten Serang, Banten.

Alhasil, sebanyak 119 unit tablet dan 19 unit laptop dibawa kabur pelaku.

Kapolsek Pontang Iptu Sudibyo Wardoyo mengatakan, peristiwa pencurian itu diketahui pertama kali oleh penjaga sekolah pada Kamis (15/10/2020) sekitar 07.00 WIB.

Baca juga: Rampok Pelajar, Polisi Gadungan Dihajar Massa dan Motornya Dibakar

Pelaku berhasil masuk ke dalam ruang laboratorium komputer SMPN 2 Ciruas yang berada di Kampung Kalang Anyar, Desa Tirem Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang, melalui jendela.

Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian membawa tablet dan laptop yang disimpan di dalam lemari besi.

"Yang diambil oleh pelaku 119 unit tablet merek Zyrex dan 19 unit laptop merek Lenovo. Pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela dengan linggis kemudian masuk ke ruangan lab komputer," kata Sudibyo saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp. Sabtu (17/10/2020).

Mengetahui ada pencuri, penjaga sekolah kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Pontang, Serang.

Baca juga: Kaca Mobil Dinas Ketua KPU Ponorogo Dipecah Maling, Uang Rp 5,8 juta Raib

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan 20 dus tablet dan satu topi yang diduga milik pelaku.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Regional
Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Regional
Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Regional
Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

Regional
Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Regional
Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Regional
4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

Regional
Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Regional
Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Regional
Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X