Polisi Pulangkan Ratusan Pelajar yang Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin

Kompas.com - 17/10/2020, 13:40 WIB
Ratusan pelajar dan remaja yang diamankan saat demo mahasiswa di Banjarmasin pada, Kamis (15/10/2020) dipulangkan pihak kepolisian setelah d jemput orang tua masing-masing. Humas Polda KalselRatusan pelajar dan remaja yang diamankan saat demo mahasiswa di Banjarmasin pada, Kamis (15/10/2020) dipulangkan pihak kepolisian setelah d jemput orang tua masing-masing.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Ratusan pelajar dan remaja yang diamankan saat unjuk rasa tolak omnibus law Undang-undang (UU) Cipta Kerja di Banjarmasin, Kalimantan Selatan ( Kalsel), pada Kamis (15/10/2020) sudah dipulangkan.

Mereka diperbolehkan pulang setelah dijemput orangtua masing-masing saat dikumpulkan di Aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel.

"Sudah kita pulangkan," singkat Kapolda Kalsel, Irjen Nico Afinta dalam rilis yang diterima, Sabtu (17/10/2020).

Baca juga: 374 Pelajar dan Remaja Diamankan Saat Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Banjarmasin

Terdapat lima orang yang belum bisa dipulangkan karena terbukti mengonsumsi narkoba setelah dilakukan tes urine.

Kelimanya terpaksa harus diproses hukum lebih lanjut. Seorang di antaranya perempuan.

"Kita lakukan tes urine dan ternyata ada empat laki-laki dan seorang wanita yang terbukti konsumsi narkoba," jelas Nico.

374 pelajar dikumpulkan di Aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel untuk didata. Mereka diamankan saat unjuk rasa tolak Omnibus Law di Banjarmasin pada Kamis (15/10/2020) lalu.Humas Polda Kalsel 374 pelajar dikumpulkan di Aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel untuk didata. Mereka diamankan saat unjuk rasa tolak Omnibus Law di Banjarmasin pada Kamis (15/10/2020) lalu.

Nico menambahkan, selain lima orang yang terbukti konsumsi sabu, seorang di antaranya juga belum bisa dipulangkan karena kasus kepemilikan senjata tajam.

Nico juga membeberkan terdapat lima orang yang diamankan reaktif setelah dilakukan rapid test. Mereka selanjutkan akan diperiksa swab tenggorokannya.

Baca juga: 5 ASN Terpapar Covid-19, Dinkes Banjarmasin Waspadai Munculnya Klaster Perkantoran

"Ada lima orang yang reaktif, sehingga mereka akan kita kirim ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan tes swab," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, 374 pelajar dan remaja diamankan saat unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja di Banjarmasin pada, Kamis (17/10/2020).

Mereka diamankan lantaran berusaha bergabung bersama massa mahasiswa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Ini Kronologi Dugaan Kasusnya

Regional
2 Santri Lombok Tengah Terseret Air Bah, 1 Tewas, 1 Hilang

2 Santri Lombok Tengah Terseret Air Bah, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Jadi Pasien Covid-19 Pertama, Sekda Kabupaten Taliabu: Saya Sudah Sembuh Total...

Jadi Pasien Covid-19 Pertama, Sekda Kabupaten Taliabu: Saya Sudah Sembuh Total...

Regional
Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Kisah Perawat Pasien Covid-19, Dimarahi hingga Dilarang Pulang ke Rumah

Regional
Pria Ini Jadikan Istri Siri PSK, Ditawarkan Via Twitter, Motifnya Tak Kuat Layani Hasrat

Pria Ini Jadikan Istri Siri PSK, Ditawarkan Via Twitter, Motifnya Tak Kuat Layani Hasrat

Regional
Kepala Dusun Diduga Gelapkan Bantuan Covid-19, Buat Surat Kuasa Palsu

Kepala Dusun Diduga Gelapkan Bantuan Covid-19, Buat Surat Kuasa Palsu

Regional
2 Warga Tewas akibat Longsor di Pangandaran

2 Warga Tewas akibat Longsor di Pangandaran

Regional
UMP 2021 Tidak Naik, Ini Kata Gubernur Banten

UMP 2021 Tidak Naik, Ini Kata Gubernur Banten

Regional
Sakit, Status Penahanan Mantan Wali Kota Kupang Dialihkan Jadi Tahanan Kota

Sakit, Status Penahanan Mantan Wali Kota Kupang Dialihkan Jadi Tahanan Kota

Regional
Komnas PA Bentuk Tim Advokasi atas Penganiayaan Sadis Balita di Medan

Komnas PA Bentuk Tim Advokasi atas Penganiayaan Sadis Balita di Medan

Regional
Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Pengacara Siapkan Praperadilan

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka, Pengacara Siapkan Praperadilan

Regional
Libur Panjang, ASN Madiun Tak Dilarang ke Luar Kota, Harus Rapid Test Saat Kembali

Libur Panjang, ASN Madiun Tak Dilarang ke Luar Kota, Harus Rapid Test Saat Kembali

Regional
1,9 Juta KRTS di Jabar Mulai Terima Bansos Tahap Ketiga

1,9 Juta KRTS di Jabar Mulai Terima Bansos Tahap Ketiga

Regional
Pemprov DIY Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19

Pemprov DIY Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19

Regional
Bahar bin Smith Ditetapkan Tersangka atas Kasus Penganiayaan, Dilaporkan Korban Tahun 2018

Bahar bin Smith Ditetapkan Tersangka atas Kasus Penganiayaan, Dilaporkan Korban Tahun 2018

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X