Gelap Mata Terlilit Utang, Paman Perkosa dan Bunuh Keponakan, Gasak 4 HP dan 1 Laptop

Kompas.com - 16/10/2020, 19:53 WIB
Ilustrasi STOCKVAULT.netIlustrasi

MEDAN, KOMPAS.com - Mengaku gelap mata terlilit utang, seorang pria berinisial SP (40) di Deli Serdang tega memerkosa dan membunuh keponakannya sendiri yang masih di bawah umur. Tersangka membawa kabur empat handphone dan satu laptop milik korban.

Hanya dalam waktu 17 jam, tersangka berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Sunggal di sebuah rumah kosong, bahkan tersangka sempat dihajar massa. 

Dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (16/10/2020) sore, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi menjelaskan kronologi kasus tersebut.

Baca juga: Ayah Cabuli Anak Kandung dari SD sampai SMA, Korban Lapor ke Paman

 

Dijelaskan Riko, pada Rabu (14/10/2020) sekitar pukul 04.00 WIB tersangka menemui ibu korban yang tak lain adalah kakak kandungnya, di rumahnya.

Saat itu tersangka diberi uang Rp 200.000 oleh ibu korban. Kemudian tersangka pun pulang. 

Kemudian pada Kamis (15/10/2020), sekitar pukul 06.30 WIB, ibu korban berangkat kerja meninggalkan anaknya yang yatim itu sendiri di rumah.

Baca juga: Kekerasan Terhadap Anak Meningkat Selama Pandemi, Dosen IPB Jelaskan Penyebabnya

Pintu rumah terkunci saat korban ditemukan

Selanjutnya sekitar pukul 19.00 WIB, ibu korban pulang dan mendapati rumahnya terkunci dan lampu dalam keadaan mati.

Melihat itu, dia meminta tolong saudaranya untuk mendobrak pintu rumahnya.

"Ketika masuk di dalam rumah didapati anaknya yang masih berusia 15 tahun sudah tergeletak di kasur dengan kondisi tangan terikat di belakang," katanya. 

Saat itu, ibu korban mendapati handphone dan laptop milik korban sudah raib.

Baca juga: Terlilit Utang Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Nekat Gelapkan Mobil Pamannya

Dua teman tersangka ikut diamankan

Kemudian hasil dari penyelidikan dan penyidikan, Unit Reksrim Polsek Sunggal berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu 17 jam berhasil menangkap tersangka.

Pelaku pemerkosaan, perampokan dan pembunuhan korban tak lain adalah pamannya sendiri yang berinisial SP.

"Di sini ada 3 tersangka yang diamankan yaitu saudara SP dan 2 rekannya,  MH dan SH rekannya berperan menjual hasil kejahatan yang dilakukan saudara SP," katanya.

Baca juga: Terlilit Utang Rp 600.000, Gadis Remaja Diduga Dipaksa Layani Kakek 70 Tahun

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 6 Kali Guguran Lava Pijar dan 1 Kali Awan Panas

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 6 Kali Guguran Lava Pijar dan 1 Kali Awan Panas

Regional
Hari Kedua Vaksinasi Massal di Banten, Terjadi Kerumunan Ratusan Guru Antre Disuntik

Hari Kedua Vaksinasi Massal di Banten, Terjadi Kerumunan Ratusan Guru Antre Disuntik

Regional
Suami Pembunuh Bayi 9 Bulan Tak Tahu Istrinya Selingkuh, Tak Curiga Pelaku Pamit ke Rumah Bibi

Suami Pembunuh Bayi 9 Bulan Tak Tahu Istrinya Selingkuh, Tak Curiga Pelaku Pamit ke Rumah Bibi

Regional
Tak Terima Anak Gadisnya Disebut Hamil Sebelum Menikah, Pria Ini Bacok Besannya

Tak Terima Anak Gadisnya Disebut Hamil Sebelum Menikah, Pria Ini Bacok Besannya

Regional
Polisi: Kades di Tasikmalaya Korupsi Dana Desa Rp 256 Juta untuk Perkaya Diri

Polisi: Kades di Tasikmalaya Korupsi Dana Desa Rp 256 Juta untuk Perkaya Diri

Regional
Bupati dan Wabup Trenggalek Resmi Dilantik, Nur Arifin: Kami Siap Menjalankan Amanah

Bupati dan Wabup Trenggalek Resmi Dilantik, Nur Arifin: Kami Siap Menjalankan Amanah

Regional
Pergerakan Tanah di Sindanglangu Cianjur Sebabkan Sawah Bergeser, Tiap Hari Maju Sedikit-sedikit

Pergerakan Tanah di Sindanglangu Cianjur Sebabkan Sawah Bergeser, Tiap Hari Maju Sedikit-sedikit

Regional
Diwarnai Hujan, Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Berjalan Lancar dan Khidmat

Diwarnai Hujan, Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Berjalan Lancar dan Khidmat

Regional
Kota Pangkalpinang Akan Menerapkan Tilang Elektronik

Kota Pangkalpinang Akan Menerapkan Tilang Elektronik

Regional
Ganjar Resmi Lantik Gibran Jadi Wali Kota Solo

Ganjar Resmi Lantik Gibran Jadi Wali Kota Solo

Regional
Pengakuan Kusmiyati, Jadi Korban Penipuan CPNS dan Terlanjur Utang Rp 200 Juta

Pengakuan Kusmiyati, Jadi Korban Penipuan CPNS dan Terlanjur Utang Rp 200 Juta

Regional
Gubernur Banten Melantik Bupati Serang dan Wali Kota Cilegon

Gubernur Banten Melantik Bupati Serang dan Wali Kota Cilegon

Regional
Pemkot Surabaya Siapkan Penyambutan Eri-Armuji, Undang Risma Saksikan Pelantikan dari Balai Kota

Pemkot Surabaya Siapkan Penyambutan Eri-Armuji, Undang Risma Saksikan Pelantikan dari Balai Kota

Regional
Kisah Tragis Bocah 11 Tahun Tewas Usai Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas

Kisah Tragis Bocah 11 Tahun Tewas Usai Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas

Regional
Enram, Alat Rapid Test Antigen Buatan Lokal Diluncurkan di NTB, Ini Harapan Gubernur Zulkieflimansyah

Enram, Alat Rapid Test Antigen Buatan Lokal Diluncurkan di NTB, Ini Harapan Gubernur Zulkieflimansyah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X