Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dari RS Tanpa Peti Mati

Kompas.com - 16/10/2020, 18:23 WIB
Keluarga pasien yang membawa jenazah pasien dalam pengawasan Covid-19 dari Rumah Sakit Awal Bros Makassar, di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (14/10/2020). Dok IstimewaKeluarga pasien yang membawa jenazah pasien dalam pengawasan Covid-19 dari Rumah Sakit Awal Bros Makassar, di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (14/10/2020).

PADANG, KOMPAS.com - Jenazah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Achmad Darwis, Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dibawa paksa pihak keluarga ke rumahnya.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (15/10/2020) malam saat pasien berusia 62 tahun itu dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah tersebut dibawa tanpa peti mati ke rumah duka di Sungai Naniang, Kecamatan Bukit Barisan, Limapuluh Kota.

Jumat (16/10/2020), jenazah tersebut baru dimakamkan pihak keluarga.

"Insidennya terjadi tadi malam. Ini karena miskomunikasi antara pihak rumah sakit dengan keluarga," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Limapuluh Kota, Fery Chofa yang dihubungi Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Alasan Keluarga Ambil Paksa Jenazah Diduga Covid-19 dari RS Awal Bros Makassar

Fery mengatakan, peristiwa itu berawal ketika pasien meninggal dunia pada Kamis malam.

Awalnya, keluarga pasien menolak jenazah diperlakukan sesuai dengan protap Covid-19.

"Namun setelah diberi pengertian, keluarga korban akhirnya mau juga,"  jelas Fery.

Sesuai dengan protap, jenazah mesti dimakamkan paling lama empat jam setelah meninggal.

Hal itulah, kata Fery, yang membuat pihak keluarga keberatan karena sudah malam dan hujan turun.

"Kemudian saat berembuk untuk mencari solusi, keluarga korban membawa jenazah tersebut ke rumah duka. Tanpa peti," kata Fery.

Baca juga: Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga Pasien

Fery mengatakan pihaknya segera melakukan tracing terhadap orang yang kontak dengan jenazah.

"Segera kita tracing," kata Fery.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya dan Istri Langsung Syok, Ternyata Anak Kami Satu-satunya Sudah Meninggal'

"Saya dan Istri Langsung Syok, Ternyata Anak Kami Satu-satunya Sudah Meninggal"

Regional
Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Regional
Kampus Unanda Palopo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 6 Miliar

Kampus Unanda Palopo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 6 Miliar

Regional
Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

Regional
Pamit Pergi Berenang, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Laut

Pamit Pergi Berenang, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Laut

Regional
Terungkap, Ini Identitas Pria yang Tewas Ditabrak Truk Tangki Saat Bersila di Jalan

Terungkap, Ini Identitas Pria yang Tewas Ditabrak Truk Tangki Saat Bersila di Jalan

Regional
Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

Regional
469 Petugas KPPS Kota Padang Reaktif Covid-19, Jika Positif Tidak Akan Diganti

469 Petugas KPPS Kota Padang Reaktif Covid-19, Jika Positif Tidak Akan Diganti

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Data yang Tak Selaras

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Data yang Tak Selaras

Regional
Jelang Pencoblosan Pilkada, Kota Serang, Cilegon dan Tangsel Masuk Zona Merah

Jelang Pencoblosan Pilkada, Kota Serang, Cilegon dan Tangsel Masuk Zona Merah

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Regional
Edarkan 'Pil Setan' ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Edarkan "Pil Setan" ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Regional
Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Regional
Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Regional
Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X