Siapa Dalang Kerusuhan Demo Tolak Omnibus Law di Banten? Ini Penyelidikan Sementara Polisi

Kompas.com - 16/10/2020, 16:13 WIB
Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar KOMPAS.com/RASYID RIDHOKapolda Banten Irjen Pol Fiandar

SERANG, KOMPAS.com - Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih terus mendalami siapa dalang atau aktor intelektual kerusuhan saat aksi menolakCipta Kerja di wilayahnya.

"Apakah ini ada (dalang kerusuhan)? Sampai saat ini belum ada. Tapi, tidak menutup kemungkinan kita akan dalami terus, kita akan pantau terus," kata Fiandar kepada wartawan usai deklarasi cinta damai di Mapolda Banten. Jumat (16/10/2020).

Dijelaskan Fiandar, berdasarkan hasil penyidikan dari 14 orang tersangka kerusuhan demo menolak omnibus law di Kota Serang tidak ada aktor intelektual yang menunggangi di belakangnya.

"Proses (hukum) jalan terus untuk pendalaman terhadap siapa aktor intelektual di belakangnya sementara ini masih terputus. Dalam arti mereka sifatnya individual," ujar Fiandar.

Baca juga: Kapolda Banten: Pelajar Ikut Demo atas Kemauan Sendiri

14 tersangka mengaku tidak ada yang memerintahkan

Meski demikian, lanjut Fiandar, penyidik juga terus melakukan pemantuan melalui media sosial untuk mengetahui dalangnya.

Terkait banyaknya pelajar yang diamankan, Fiandar menyatakan bahwa mereka melakukan aksi karena keinginan sendiri tidak ada yang memerintahkan.

"Sampai saat ini masih individual yang ada di Banten yah. Tidak menjurus kepada suatu organisasi ataupun terorganis perintah-perintah, tidak," tandasnya.

Diketahui, Polda Banten sudah menetapkan 14 orang yang diamankan sebagai tersangka kerusuhan saat aksi menolak omnibus law Cipta Kerja di depan Kampus UIN Sultan Maulana Hasanudin, Kota Serang pada Selasa 6 Oktober 2020.

Baca juga: Gubernur Banten Surati Jokowi soal Omnibus Law Cipta Kerja, Ini Isi Suratnya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X