Gubernur Riau Dinilai Tak Konsisten dengan Maklumat Penanganan Covid-19

Kompas.com - 16/10/2020, 15:23 WIB
Pengamat Kebijakan Publik Riau, Dr Rawa El Amady. KOMPAS.COM/IDONPengamat Kebijakan Publik Riau, Dr Rawa El Amady.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Gubernur Riau Syamsuar mengeluarkan maklumat terkait penanggulangan penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau.

Maklumat tersebut dikeluarkan pada tanggal 15 Oktober 2020 dengan nomor 248/MAK/2020. Ada tiga poin dalam maklumat tersebut.

Namun, pengamat kebijakan publik Riau, Dr Rawa El Amady menilai, Gubernur Riau Syamsuar tidak konsisten dengan maklumat yang dibuatnya.

Pasalnya, pada poin kedua, masyarakat diminta tidak melakukan aktifitas bersama-sama atau mengumpulkan massa, dan berkumpul dalam jumlah tidak melebihi lima orang. Kecuali kegiatan keagamaan atau aktifitas lain yang mendapatkan izin dari pihak berwenang.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Gubernur Riau Keluarkan Maklumat

Sedangkan poin ketiga, bagi daerah kabupaten dan kota yang melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak dapat melakukan pengumpulan massa dalam rangka kampanye dengan jumlah peserta paling banyak 50 orang.

"Kesannya, pertama, gubernur tidak konsisten dengan keputusan yang dibuatnya sendiri. Kedua, fokus kebijakan untuk melawan Covid-19 adalah pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Pembatasan itu harusnya mengacu ke standar Covid-19," kata Rawa saat dimintai tanggapan kepada Kompas.com, Jumat (16/10/2020).

Menurut doktor lulusan Universitas Indonesia ini, Gubernur Riau tidak konsisten membuat maklumat karena hanya masyarakat yang tidak boleh berkumpul lebih dari lima orang.

Tetapi, pada saat kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada) diperbolehkan pengumpulan massa dengan maksimal 50 orang.

"Harusnya berlaku adil dong. Kalau masyarakat tidak boleh berkumpul lebih dari lima orang, maka kampanye mestinya juga tidak boleh dari lima orang," kata Rawa.

Harusnya, sambung dia, pemerintah tidak hanya fokus pada jumlah orang, tetapi fokus ke protokol kesehatan, jaga jarak dan pengawasan standar protokol Covid-19.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X