Video Viral Sepasang Remaja Mesum di Taman Kota, Ini yang Dilakukan Pemkab Ponorogo

Kompas.com - 15/10/2020, 20:09 WIB
TANGKAPAN LAYAR--Nampak sepasang muda-mudi melakukan adegan mesum di taman Kota Ponorogo yang terlihat dalam tangkapan layar video berdurasi 24 detik. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWITANGKAPAN LAYAR--Nampak sepasang muda-mudi melakukan adegan mesum di taman Kota Ponorogo yang terlihat dalam tangkapan layar video berdurasi 24 detik.

KOMPAS.com - Sebuah video memperlihatkan sepasang remaja sedang mesum di sebuah taman di Kota Ponorogo, viral di media sosial.

Video itu diduga diambil di sebuah taman yang berada di depan Kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Ponorogo.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo Suko Kartono sangat menyayangkan tindakan pasangan remaja itu.

“Kami sangat menyayangkan mereka melakukan perbuatan itu di tempat fasilitas umum,” kata Suko yang dihubungi Kompas.com, Kamis (15/10/2020) siang.

Menurut Suko, Satpol PP Ponorogo akan meningkatkan patroli di sejumlah fasilitas umum untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Suko akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo terkait hal itu. Sebab, pengelolaan taman kota merupakan kewenangan Dinas Lingkungan Hidup.

Pasang CCTV

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo Sapto Djatmiko mengatakan, pihaknya menempatkan petugas untuk berjaga di taman kota.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setidaknya ada enam petugas yang berjaga di sejumlah taman kota di Probolinggo.

"Kami tempatkan enam petugas untuk berjaga di taman kota mulai hari ini secara bergantian. Mereka bertugas mulai pukul 07.00 sampai pukul 22.00 WIB," ujar Sapto saat dihubungi, Kamis (15/10/2020) malam.

Menurut Sapto, penjagaan dilakukan untuk memantau keadaan sekitar taman. Petugas akan menegur warga yang berbuat tak senonoh.

Petugas itu juga bisa meminta bantuan Satpol PP jika menemukan para pengunjung yang berbuat mesum.

Sapto heran masih ada warga yang nekat berbuat mesum. Padahal, pihaknya telah menempelkan peringatan tak boleh berbuat mesum di taman.

Menurutnya, taman kota merupakan salah satu fasilitas umum yang selalu dikunjungi warga. Aktivitas di taman kota dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

Selain menempatkan petugas, Sapto juga menambah lampu sorot untuk penerangan taman. Pemkab Ponorogo juga memasang kamera pengawas atau CCTV.

"Kami juga akan memasang CCTV di seluruh taman kota. Jadi kalau ada kejadian bisa terekam pelakunya," kata Sapto.

(KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X