Kasus Covid-19 di Karawang Bertambah 51 Orang dari Klaster Pesantren

Kompas.com - 15/10/2020, 18:21 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana KOMPAS.COM/FARIDAJuru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana

KARAWANG, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Karawang bertambah 51 orang pada Kamis (15/10/2020) dari klaster pesantren.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana mengatakan, sejauh ini kasus sebanyak 51 orang dalam sehari merupakan rekor penambahan tertinggi di Karawang.

"Dari 51 orang tersebut, 26 orang berasal dari klaster pesantren. Ada dua pesantren yang saat ini kami tracing," kata Fitra.

Fitra mengatakan, kasus ini ditemukan bermula ketika salah satu santri sakit dengan gejala mirip Covid-19 dan mengecek kesehatan di RSUD Karawang. Tim lalu melakukan tes usap. Hasilnya tes tersebut ternyata positif.

Baca juga: Karawang Zona Merah Covid-19, Peningkatan Kasus Didominasi Klaster Industri

Tim kemudian melakukan tracing terhadap kontak erat santri tersebut. Hasilnya ditemukan sejumlah santri lain yang positif.

"Insya Allah besok kita lakukan swab test untuk warga di dalam pesantren tersebut," kata dia.

Fitra menyebut kasus Covid-19 dari klaster pesantren ini ditemukan untuk kedua kalinya di Karawang. Sebab, sebelumnya didapati klaster serupa di wilayah Telukjambe.

Oleh karena itu, Fitra mengimbau pengelola pondok pesantren, untuk melakukan dan melaksanakan protokol kesehatan dengan benar. 

Baca juga: Kejari Karawang dan Kebumen Tangkap DPO Kasus Korupsi Dana PNPM

Selain penambahan kasus tertinggi, jumlah pasien yang diisolasi maupun dirawat di rumah sakit rujukan juga paling tinggi ketimbang sebelumnya, yakni 252 orang.

"Sebelumnya bed yang kita siapkan 218. Lalu karena tinggi kasus, ditambah lagi bednya. Total 400an bed disiapkan," ucapnya.

Data Satgas Penanganan Covid-19 di Karawang hingga Kamis (15/10/2020) berjumlah total 1.046 orang, dengan rincian 252 orang masih dalam perawatan, sembuh 758 orang, dan meninggal 36 orang. 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mencari Jejak 'Mr Black'' Pemilik 30 Kg Sabu di Medan, Kirim Kurir yang Miliki 7 Identitas

Mencari Jejak "Mr Black"" Pemilik 30 Kg Sabu di Medan, Kirim Kurir yang Miliki 7 Identitas

Regional
5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

Regional
Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Regional
Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Regional
Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X