Punya Target Pajak Rp 1,7 T di Tengah Pandemi, Pemkot Bandung Masih Kurang Rp 600 M

Kompas.com - 15/10/2020, 17:21 WIB
Pajak. ThinkstockPajak.

BANDUNG, KOMPAS.com - Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung masih harus mengejar kekurangan Rp.600 Miliar dari target pajak yang ditentukan tahun ini sebesar Rp 1,7 triliun.

"Perolehan pajak sampai 14 Oktober 2020  adalah Rp 1,1 trilun dari target 1,7 triliun," kata Sekretaris BPPD Kota Bandung Gun Gun Sumaryana dalam kegiatan "Bandung Menjawab" di Balai Kota Bandung, Kamis (15/10/2020).

Lebih lanjut Gun Gun menjelaskan, target awal pendapatan pajak Pemerintah Kota Bandung adalah Rp 2,7 triliun.

Baca juga: Polisi Bandung Temukan Narkoba dan Airsoft Gun di Mobil BMW yang Tabrak Truk

 

Namun target tersebut direvisi ketika masuk masa pandemi Covid-19 terutama pada saat Pemerintah Kota Bandung menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Memang ada penurunan dan sangat berdampak signifikan dari wabah pandemi Covid-19 karena  sebenarnya BPPD ditargetkan sebelumnya Rp 2,7 triliun, dengan adanya dampak pandemi akhirnya direvisi Rp.1,7 triliun," bebernya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di akhir tahun 2020, BPPD sangat berharap bisa menutup target pendapatan pajak dari mata pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi Bangunan (PBB).

"PBB menjelang jatuh tempo, kita akan melaksanakan koordinasi komunikasi intens dengan notaris agar mengimbau warga masyarakat agar mempercepat proses peralihan hak agar menjadi capain di target Rp 1,7 triliun karena memang harapannya di hal-hal tersebut selain PBB ya di BPHTB," tuturnya.

Baca juga: Kronologi Penyekapan Polisi di Bandung Versi KAMI Jabar, Relawan: Bukan Disekap, tapi Diselamatkan

Gun Gun menjelaskan, sulitnya pendapatan pajak di tengah masa pandemi Covid-19 disebabkan oleh menurunnya pendapatan beberapa sektor mata pajak prioritas seperti hotel, restoran, tempat hiburan dan parkir.

"Yang turun sangat signifikan adalah hotel, restoran, hiburan dan parkir. Hiburan baru dibuka beberapa bulan ke belakang, restoran hanya take away di masa PSBB. Hotel signifikan menurun dari tingkat hunian," ungkapnya.

Meski demikian, BPPD sangat optimistis target Rp 1,7 triliun bisa terpenuhi sebagai dampak dari relaksasi.

"Sebagai gambaran, tahun 2019 restoran bisa per bulan tembus di angka Rp 30 miliar.Di masa pandemi  hanya Rp 10 miliar, alhamdulillah sekarang sudah masuk di angka Rp 15 miliar per bulan, mudahudahan terus naik dan bagus ke depan," pungkasnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Prioritaskan Warga di Zona Merah di Jabar Divaksin Covid-19



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.