Hasil Pemeriksaan Darah Korban Selamat Tabrakan Maut di Sleman Negatif Alkohol

Kompas.com - 15/10/2020, 16:27 WIB
Mobil orange yang terlibat kecelakaan di Jalan Magelang dalam kondisi rusak berat. Mobil saat ini dievakuasi di Mapolres Sleman KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMobil orange yang terlibat kecelakaan di Jalan Magelang dalam kondisi rusak berat. Mobil saat ini dievakuasi di Mapolres Sleman

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyatakan pemeriksaan darah dari keempat korban selamat dalam kecelakaan maut di Jalan Magelang, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY), menunjukkan hasil negatif alkohol.

Empat korban selamat ini berada dalam dua kendaraan berbeda. Tiga di antaranya dalam mobil Honda Mobilio dan satu lainnya merupakan pengemudi Mitsubishi Xpander.

"Kandungan alkohol negatif, iya, empat orang (korban selamat). Kita sudah koordinasi dengan saksi ahli kadarnya dalam tubuh masih normal atau rata-rata, masih wajar, berkas dari saksi ahli termasuk dokter akan kita lengkapi," kata Kasat Lantas Polres Sleman, AKP Mega Tetuko saat ditemui, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Kecelakaan Maut Sleman, Rekaman CCTV Tunjukkan Mobilio Dikemudikan dengan Kecepatan Tinggi

Namun, Mega Tetuko memastikan dalam mobil Honda Mobilio yang mengalami kecelakaan memang ditemukan botol minuman keras.

Minuman keras tersebut juga dipastikan milik penumpang mobil tersebut.

Menurutnya tiga orang korban selamat dirujuk ke rumah sakit di Semarang, Jawa Tengah. Ketiganya juga masih dalam perawatan.

"Masih dalam perawatan, tapi sudah bisa berkomunikasi," ucapnya.

Mega Tetuko menuturkan beberapa hari lalu memang belum bisa meminta keterangan tiga korban selamat. Sebab kondisinya masih belum stabil.

Baca juga: Kondisinya Memburuk, Pengemudi Mobilio dalam Kecelakaan Maut di Sleman Dibawa ke Semarang

Namun setelah bisa berkomunikasi, polisi langsung meminta keterangan ketiga korban selamat,  termasuk meminta keterangan satu korban selamat yakni pengemudi mobil Xpander.

"Kemarin kita baru bisa mintai keterangan, hasil dari penyidik dalam dua hari ini kita akan melakukan gelar. Iya empat-empatnya sudah kita mintai keterangan," tegasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X