Gugus Tugas Tanjab Barat dan Jambi Membantah Status Zona Merah

Kompas.com - 15/10/2020, 12:48 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Jambi, Johansyah KOMPAS.com/SuwandiJuru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Jambi, Johansyah


JAMBI, KOMPAS.com - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Pusat menetapkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Provinsi Jambi sebagai zona merah atau risiko tinggi penularan virus corona.

Namun, penetapan zona merah ini dibantah oleh Satgas Covid-19 Tanjab Barat dan Provinsi Jambi.

Pasalnya, hasil analisis pakar epidemologi, daerah Tanjab Barat masih berada di zona oranye.

Baca juga: Video Viral, Seorang Perempuan Nyinyir dan Melawan Saat Razia Masker

"Tanjab Barat masuk zona oranye. Kita akan klarifikasi ke Gugus Pusat," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah melalui pesan singkat, Kamis (15/10/2020).

Ia mengatakan, pakar epidemologi Jambi baru akan merilis kategori risiko penularan Covid-19 pada Kamis sore.

Johansyah mengakui penambahan kasus di Jambi terus mengalami peningkatan selama sepekan terakhir, yakni menjadi 893 kasus.

Baca juga: Update: Daftar 53 Daerah Berstatus Zona Merah Covid-19 di Indonesia

Dari jumlah itu, menurut Johansyah, 318 pasien dinyatakan sembuh dan 18 orang meninggal dunia.

Hal senada dikatakan Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Tanjab Barat Zul Fikri.

Dia mengatakan, daerahnya seharusnya masih berada di zona oranye.

Kendati demikian, pihaknya terus melakukan razia masker dan meningkatkan rapid test dan uji swab.

"Kalau totalnya itu, Kadinkes yang mengetahui. Mereka yang menangani teknis," kata Fikri.

Fikri sempat memberikan hasil analisis risiko penularan dari pakar epidemologi.

Dalam dokumen 46 halaman itu, disebutkan bahwa Tanjab Barat masuk zona oranye dalam kategori risiko penularan Covid-19.

Kendati demikian, Kota Jambi mulai mendekati zona merah, yakni berada di angka 1,83 dan Tanjab Barat 1,93.

Adapun, skor standar zona merah itu berada pada 0-1,80 poin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X