Kompas.com - 15/10/2020, 08:20 WIB
S alias AB (50), diamankan polisi karena merakit dan menggunakan bom pipa berdaya ledak tinggi untuk proyek pembangunan terowongan turbin air proyek PLTA di Cianjur, Jawa Barat. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANS alias AB (50), diamankan polisi karena merakit dan menggunakan bom pipa berdaya ledak tinggi untuk proyek pembangunan terowongan turbin air proyek PLTA di Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR, KOMPAS.com – S alias AB (50), seorang pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dijadikan tersangka kasus kepemilikan bahan berdaya ledak tinggi.

S dijerat dengan Undang-Undang Darurat dengan ancaman maksimal seumur hidup hingga hukuman mati.

Kapolres Cianjur Mokhamad Rifai dalam keterangannya mengatakan, selain menguasai bahan peledak, tersangka juga diduga sebagai perakit.

Baca juga: Pondok Santri di Cianjur Ludes Terbakar, Uang Kas Masjid Jadi Abu

“Merakit bahan peledak untuk dipakai dalam proyek pembangunan PLTA,” kata Rifai saat gelar perkara di halaman Mapolres Cianjur, Rabu (14/10/2020).

Menurut Rifai, bahan peledak dalam bentuk bom pipa itu dipakai tersangka untuk meledakkan bebatuan, guna mempercepat pembangunan terowongan untuk turbin air.

"Karena dikejar tenggat waktu dan tidak memungkinkan kalau menggunakan bor. Jadi pakai bahan peledak,” ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ridwan Kamil Prioritaskan Warga di Zona Merah di Jabar Divaksin Covid-19

Sejauh ini, pihaknya belum melihat adanya indikasi lain kaitan dengan kasus tersebut.

“Namun demikian, tentu kita khawatir adanya penyalahgunaan karena bom rakitan ini punya daya ledak yang cukup tinggi," ucap Rifai.

Diberitakan sebelumnya, Polres Cianjur menangkap S alias AB (50), seorang pekerja proyek PLTA yang kedapatan menguasai bahan peledak high explosive.

Tersangka ditangkap berikut sejumlah barang bukti, di antaranya ratusan resistor dan alumunium foil, belerang, puluhan pipa dan lainnya di lokasi proyek di Kampung Lebaksaat, Desa Wargaasih, Kecamatan Kadupandak, Cianjur.

Pengungkapan kasus kepemilikan bahan peledak ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang mengeluhkan sering mendengar bunyi ledakan di lokasi proyek.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.