Dosennya Meninggal Diduga karena Covid-19, UPN Veteran Yogyakarta "Lockdown" Satu Gedung

Kompas.com - 14/10/2020, 19:18 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Seorang dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM).

Belum diketahui berapa lama dosen berusia 50 tahun itu menjalani perawatan di rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19 tersebut.

UPN Veteran Yogyakarta baru mengetahui ada dosennya yang meninggal dunia setelah dihubungi Gugus Covid-19 UGM.

Baca juga: Menyoal Penangkapan Dosen di Makassar, Mengaku Dianiaya hingga Babak Belur karena Dikira Demonstran

"Terkonfirmasi positif kami kurang tahu. Dari Gugus Covid RSA UGM menghubungi Satgas kita, menghubungi itu untuk mengklarifikasi apakah almarhum benar pegawai UPN," kata Kasubag Kerjasama dan Humas UPN Veteran Yogyakarta, Markus Kusnardijanto saat dihubungi, Rabu (14/10/2020).

"Dari sana (Gugus Covid RSA UGM) juga tidak menyatakan bahwa kalau almarhum ini positif Covid, tidak. Asumsi kita kan kalau satgas sudah dihubungi asumsi kita ada indikasi ke situ," imbuhnya.

Markus mengatakan, dosen tersebut diduga sakit sejak 6 Oktober 2020.

"Tanggal 6 Oktober mertuanya meninggal, pada waktu kita melayat kesana, beliaunya tidak terlihat di pemakaman, kita tanya informasi keluarga baru tidak enak badan. Tahu-tahu kita terima informasi beliau sudah ada di ICU RSA UGM," bebernya.

Baru pada Selasa (13/10/2020) sore mendapat berita duka.

Baca juga: Ada Mahasiswa yang Positif Covid-19, UPN Veteran Yogyakarta Hentikan Ujian Tatap Muka

Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 di TPU Madurejo, Prambanan, Sleman.

"Setahu saya mengajar ya kemarin waktu daring itu ya, kan kuliah perdana itu 28 (September) itu," ucapnya.

Satu Gedung Di- lockdown

UPN Veteran telah mengambil langkah-langkah. Salah satunya menutup sementara satu gedung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

"Ada laporan, Ilmu Sosial Ilmu Politik kampus 2 itu kita lockdown. Kita sterilkan, kita semprot semuanya sejak Senin," tuturnya.

Sementara itu berdasarkan laporan pada 14 Oktober 2020, di DIY ada dua kasus positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Baca juga: Penyebaran Covid-19 di Pondok Pesantren di Sleman Bertambah 23 Kasus

Salah satunya Kasus 3023, laki- laki 50 tahun warga Sleman. Kasus 3023 ini memiliki komorbid hipertensi dan diabetes mellitus.

Saat dikonfirmasi Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih membenarkan jika kasus 3023 dirawat di RSA UGM.

"Iya di RSA (RSA UGM) tapi tidak ada info waktu meninggalnya. Kami tidak ada informasi tentang profesinya, di laporan kita hanya, nama, umur, dan RS," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Nikahkan Putrinya di Mushala Polsek, Tersangka Pencurian Tak Kuasa Menahan Tangis

Regional
Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Tertipu Modus Pulsa Gratis, Perempuan Ini Kehilangan Uang Ratusan Juta Rupiah

Regional
Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Pukat UGM soal KPK Tangkap Menteri Edhy: Tangkapan yang Signifikan

Regional
Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Klaim 80 Persen SMA/SMK Siap Gelar Belajar Tatap Muka, Disdik Papua: Harus Banyak OPD Terlibat

Regional
Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Tercatat 74 Kasus Positif Covid-19 Baru di NTT, Paling Banyak di Kota Kupang

Regional
Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun 'Silicon Valley' hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun "Silicon Valley" hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Regional
25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

Regional
Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Regional
Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Regional
Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Regional
Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Regional
Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Regional
Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X