Pria di Semarang Meninggal Mendadak, Sempat Kejang-kejang dan Matanya Melotot

Kompas.com - 14/10/2020, 19:11 WIB
Ilustrasi STOCKVAULT.netIlustrasi

SEMARANG, KOMPAS.com - Seorang pria di Semarang meninggal dunia mendadak di rumahnya di daerah Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunung Pati pada Rabu (14/10/2020).

Sebelumnya, seorang kawannya sempat menjenguk pria berinisial E (45) tersebut untuk mengantarkan makanan karena mengetahui kondisi kesehatan korban.

Kapolsek Gunungpati Kompol R Arsadi K.S membenarkan kejadian tersebut.

"Iya betul. Kejadian sekitar pukul 15.45 WIB," jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Akibat Pria dari Jakarta Meninggal Mendadak, 2 Warga Positif Covid-19 dan Kampung Diisolasi

Sebelum korban meninggal dunia, temannya mendatangi ke rumah untuk mengantarkan makanan.

Korban diketahui sudah sakit selama sepekan terakhir.

"Waktu mengetuk pintu, korban membukakan pintu lalu masuk kamar lagi. Kemudian saksi (temannya) ke dapur membuatkan minuman dan diantar ke kamar. Dan melihat korban kejang-kejang, mata melotot dan nafas terengah-engah," ucapnya.

Melihat kondisi korban tersebut, temannya lalu menghubungi warga lainnya masuk ke kamar korban.

Namun, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Mendapati laporan tersebut, Arsadi bersama Inafis Polrestabes Semarang dan Puskesmas Sekaran langsung melakukan olah TKP.

"Keterangan saksi-saksi dan keterangan dari Puskesmas korban mempunyai riwayat HIV, sakit lambung dan paru paru," kata Arsadi.

Baca juga: 1 ASN Positif Covid-19 dan Seorang Hakim Meninggal Mendadak, PN Surabaya Tutup 2 Pekan

Hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas, korban dimakamkan secara infeksius.

"Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima dan dimakamkan di Sumber, Kabupaten Rembang," ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

BERITA FOTO: Kota Medan Dikepung Banjir...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

[POPULER NUSANTARA] Bermula 8 Siswa Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19 | Fakta Baru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab

Regional
Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak 'Bunuh' Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Fakta Baru Penggerudukan Rumah Mahfud MD, Demonstran Berteriak "Bunuh" Jadi Tersangka, Polisi Dalami Keterlibatan FPI

Regional
Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X