Kompas.com - 14/10/2020, 18:04 WIB
. Shutterstock.

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebulan rutin menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan di Jawa Timur, tercatat ada 1.637.998 aksi pelanggaran.

Dari jumlah pelanggaran itu, denda yang dikumpulkan sebanyak Rp 1.697.257.000.

Uang tersebut akan masuk ke masing-masing daerah karena merupakan sanksi administrasi dari masing-masing peraturan daerah.

"Uang lebih dari Rp 1,6 miliar akan kembali ke masing-masing daerah karena itu merupakan sanksi administrasi dari perda masing-masing daerah," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mapolda Jatim, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Dipicu Tarif Berhubungan Badan, Bos Kafe Celurit Pelanggannya hingga Tewas

Sebanyak 1.637.998 pelanggaran itu terjaring saat operasi yustisi sebanyak 121.203 kali selama hampir sebulan sejak 14 September 2020 hingga 10 Oktober 2020 di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Dari operasi yustisi yang digelar petugas gabungan TNI, Polri dan petugas pemerintah daerah itu, sanksi teguran ada 1.344.172 kali.

Teguran lisan sebanyak 1.049.957 kali dan 294.215 teguran secara tertulis.

"Dari operasi yang dilakukan juga ada 216.602 pelanggar masyarakat yang mendapatkan sanksi bekerja di fasilitas umum. Dan 71 tempat usaha yang ditutup karena dianggap melanggar protokol kesehatan," terang dia.

Masifnya operasi yustisi menurut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung membaiknya Jawa Timur dari wabah Covid-19.

Bahkan, sepekan terakhir tidak ada lagi daerah di Jawa Timur yang berstatus zona merah.

Hingga Rabu sore, dari 38 daerah di Jatim, 33 daerah berstatus zona oranye atau daerah risiko sedang penyebaran Covid-19, sementara 5 daerah lainnya berstatus daerah zona kuning atau daerah risiko rendah penyebaran Covid-19.

5 daerah risiko rendah penyebaran Covid-19 adalah Tulungagung, Sampang, Pasuruan, Trenggalek dan Pamekasan.

Sementara 33 daerah dengan risiko sedang adalah Banyuwangi, Nganjuk, Bondowoso, Jombang, Tuban, Sidoarjo, Magetan, Ngawi, Sumenep, Lamongan, Bojonegoro, Kota Surabaya, Probolinggo, Lumajang, Blitar, dan Kota Pasuruan.

Baca juga: Bali Rugi Rp 9 Triliun Tiap Bulan, Wagub: Bukan Hal Mudah Mengalihkan dari Sektor Pariwisata

Selanjutnya Kota Probolinggo, Situbondo, Kediri, Mojokerto, Kota Batu, Kota Malang, Ponorogo, Gresik, Jember, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Malang, Pacitan, Kota Blitar, Bangkalan, Kota Kediri, dan Madiun.

Jumlah kasus Covid-19 per Rabu sore di Jawa Timur mencapai 47.894.

Dari jumlah itu, 41.474 pasien atau 86,59 persen kasus sembuh. 2.935 pasien atau 6,13 persen kasus masih dirawat, dan 3.485 pasien atau 7,28 kasus meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X