PDI-P Pecat Kadernya yang Membelot di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya

Kompas.com - 14/10/2020, 14:17 WIB
Mantan pengurus sekaligus kader dari 22 PAC PDIP Kabupaten Tasikmalaya, mendeklarasikan diri mengalihkan dukungan ke pasangan calon yang tak diusung partainya di Pilkada Tasikmalaya 2020, Jumat (9/10/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAMantan pengurus sekaligus kader dari 22 PAC PDIP Kabupaten Tasikmalaya, mendeklarasikan diri mengalihkan dukungan ke pasangan calon yang tak diusung partainya di Pilkada Tasikmalaya 2020, Jumat (9/10/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kabupaten Tasikmalaya, Aef Syarifudin menyatakan pihaknya telah memberikan sanksi pemecatan terhadap kader yang membelot mendukung pasangan calon lain di Pilkada Tasikmalaya 2020.

Aef membenarkan sekelompok orang yang memakai seragam PDI-P menyatakan dukungan terhadap pasangan calon Azis Rismaya-Haris Sanjaya beberapa waktu lalu adalah kader partainya.

"Kami sudah memproses sanksi pemecatan bagi kader PDI-P yang malah mendukung paslon lain selain pasangan Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin, yang diusung oleh partai. Mereka adalah mantan pengurus PAC yang tak terpilih lagi saat pemilihan kemarin," jelas Aef kepada Kompas.com saat dimintai keterangan, Rabu (14/10/2020).

Aef menambahkan, selama ini seluruh kader PDI-P tetap solid mendukung pasangan calon petahana Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin di Pilkada Tasikmalaya.

Baca juga: Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, 22 Kader PDI-P Membelot

Setelah ditelusuri, jumlah kader yang membelot hanya segelintir, tidak sesuai klaim mereka yang mencapai puluhan orang.

Pihaknya menganggap kejadian adalah bagian dari dinamika politik saat perhelatan pemilihan kepala daerah.

"Saya sudah cek langsung, ternyata jumlahnya hanya segelintir orang dan tidak puluhan orang sesuai klaim mereka. Saya pastikan PDI-P Kabupaten Tasikmalaya sangat solid mendukung Ketua PDIP Kabupaten Tasikmalaya Ade Sugianto menjadi bupati Tasikmalaya kedua kalinya," ujar Aef.

Aef mengimbau kepada seluruh kader PDI-P Kabupaten Tasikmalaya untuk tetap fokus menenangkan paslon yang diusung partainya dan tak terpengaruh oleh segelintir orang tersebut.

"Kami sudah cek ke lapangan, semua kader PDI-P Kabupaten Tasikmalaya tetap solid dan fokus," katanya.

Sebelumnya, para mantan pengurus sekaligus kader aktif PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, mendeklarasikan beralih dukungan ke pasangan calon Azis Rismaya-Haris Sanjaya, yang diusung oleh Partai Gerindra dan Demokrat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

Regional
1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

Regional
Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Regional
Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Regional
Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Regional
Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Regional
Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Regional
Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Regional
Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Regional
Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Regional
Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Regional
Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Regional
Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X