Kompas.com - 14/10/2020, 10:41 WIB
Tiga Cawabup Jember saat menyampaikan gagasan tentang pemenuhan hak penyandang disabilitas di meotel Selasa (13/10/2020) malam BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COMTiga Cawabup Jember saat menyampaikan gagasan tentang pemenuhan hak penyandang disabilitas di meotel Selasa (13/10/2020) malam

JEMBER, KOMPAS.com – Tiga calon wakil bupati (cawabup) Jember, Dwi Arya Oktavianto Nugraga, M Balya Firjaun Barlaman dan Ifan Ariadna adu gagasan tetang pemenuhan hak disabilitas.

Mereka saling menyampaikan pendapatnya dalam kegiatan diskusi bersama yang diselenggarakan oleh forum disabilitas berdemokrasi di Meotel, Selasa (13/4/2020) malam.

“Di Jember sendiri sudah punya perda dan perbup terkait disabilitas, namun implementasinya masih kosong,” kata Cawabup Ifan Ariadna, pada Kompas.com usai kegiatan tersebut.

Bahkan, perda dan perbup tersebut merupakan yang pertama di Indonesia.

Baca juga: Komplotan Hacker yang Retas Situs KPU Jember Masih Berusia 14 Tahun

Untuk itu, dirinya memiliki komitmen untuk menerapkan amanah undang-undang terserbut.

Yakni memenuhi hak para penyandang disabilitas di Jember.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mulai dari hak kesehatan, mendapatkan pekerjaan dan lainnya,” tutur dia.

Dia akan menjalankan sistem pemerintahan yang partisipatif, yakni melibatkan komunitas difabel dalam mengelola pemerintahan.

Sementara itu, Cawabub M Balya Firjaun Barlaman menambahkan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Jember masih rendah.

Dia mencontohkan akses yang ramah difabel di tempat ibadah masih kurang.

“Misal di masjid, masih ada banyak kesulitan,” tutur dia.

Dia menilai perda itu sudah mengakomodir hak penyandang disabilitas. Namun, lemah dalam penerapan.

Pria yang akrab disapa Gus Firjaun itu mencontohkan, langkah konkret yang harus dilakukan agar tempat ramah difabel, membangun akses.

Bila belum ada, maka harus dibangun walaupun harus membongkar bangunan untuk jalan.

“Misal di desa-desa tempat tinggal teman-teman difabel, harus dibangun akses memadai,” terang dia.

Baca juga: Plt Bupati Jember Minta Kepala DLH yang Ingin Mundur Tetap Menjabat

Cawabup Dwi Arya Oktavianto Nugraha menambahkan, program yang disiapkan oleh dirinya adalah membuat kartu penyandang disabilitas untuk mengakomodir kebutuhan mereka.

“Itu buat data untuk mengalokasikan dana bagi mereka semua,” tutur dia.

Kemudian, membuat payung hukum melalui komisi disabilitas daerah untuk mengawalan peraturan tentang Perda Disabilitas.

“Sekolah juga harus menerima murid disabilitas,” tambah dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Teguh Kasianto menambahkan, jumlah penyandang disabilitas di Jember mencapai sekitar 9.000 orang.

Namun, pemenuhan hak bagi mereka masih lemah, sehingga tiga Cawabup itu dilihat komitmen mereka pada penyandang disabilitas. 

“Saya kira semua punya komitmen, hanya implementasi yang akan berbeda ketika nanti diterapkan,” tutur dia.

Baca juga: 19 Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19, PN Jember Tutup Sementara Pelayanan

Selama ini, meskipun ada perbup tentang difabel, namun tak semua hak disabilitas dipenuhi.

Seperti hak pekerjaan di lembaga swasta maupun negeri bagi penyandang disabilitas yang tidak terpenuhi. Selain itu, akses ibadah juga masih rendah dan belum merata.

“Pekerja di lembaga pemerintahan juga belum terwadahi,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.