GoPot, Lestarikan Wayang Potehi dengan Mobil Keliling di Semarang

Kompas.com - 14/10/2020, 08:22 WIB
Mobil GoPot (Go Potehi) dapat berpindah sesuai permintaan pengundang privat maupun umum untuk berbagai kepentingan. Noni ArneeMobil GoPot (Go Potehi) dapat berpindah sesuai permintaan pengundang privat maupun umum untuk berbagai kepentingan.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Wayang potehi, seni pertunjukan asal China mulai dikenal sejak abad ke-17, namun kesenian itu kini kian meredup karena minim regenerasi dan penonton. Sejumlah pegiat wayang potehi berusaha untuk menghidupkannya kembali.

Mereka menolak terpuruk dan berupaya bangkit dengan mengadakan pertunjukan keliling yang dikemas dalam mobil GoPot alias potehi keliling.

Suara tabuhan beragam perkusi dan nada-nada dari alat musik tiup mengiringi kehadiran Dewa Cai Shen—Dewa Rejeki—yang dibawa menuju panggung wayang Potehi.

Baca juga: Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Kehadiran dewa diikuti dengan ritual pembakaran kimcoa alias "uang" persembahan yang dikibarkan hingga padam ke semua sisi panggung pertunjukan.

Ritual ini menandakan pertunjukan wayang Potehi dimulai. Dalang lalu melantunkan Siu Lam Pek, suluk atau syair pembuka, dalam bahasa Hokkian. Ini semacam mantra pembuka sebelum memainkan lakon dalam cerita.

Potehi berasal dari kata 'pou' atau kain, 'te' atau kantong, dan 'hi' atau wayang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Empat dewa utama ditempatkan berjajar di panggung pertunjukan menyampaikan salam pembuka bagi tuan rumah sekaligus mendoakan agar semua keinginan terkabul.

Baca juga: Kota Semarang Usung Wayang Potehi Jadi Tema Perayaan Imlek

Siang itu, Widodo Santoso beraksi sebagai dalang wayang Potehi.

Bersama Dji Dju atau asisten dalang serta empat panjak atau penabuh musik, mereka menyajikan kisah keberhasilan pendekar wanita Lauw Kim Thing dari Kerajaan Song Tio dalam membasmi siluman penyebar penyakit mematikan yang mengakibatkan pagebluk.

Wabah yang menyerang Kerajaan Song Tio pun hilang dan rakyat hidup sehat seperti sedia kala. Cerita sengaja dikemas agar relevan dengan pandemi Covid-19.

Baca juga: Nonton Wayang Potehi, Anak Bisa Liburan Sambil Belajar

'Edukasi dapat, doa dapat'

Salah satu wayang Potehi dipakaikan masker agar relevan dengan kondisi pandemi Covid-19.Noni Arnee Salah satu wayang Potehi dipakaikan masker agar relevan dengan kondisi pandemi Covid-19.
Budi, seorang pemilik pabrik plastik di Semarang, secara khusus mengundang wayang Potehi keliling di halaman pabrik untuk memeriahkan Festival Kue Bulan sekaligus ritual doa keselamatan dan kesejahteraan bagi usahanya.

Ini juga kesempatan bagi Budi melestarikan kesenian wayang Potehi.

"Pelestarian tidak hanya bagaimana melestarikan untuk generasi di bawahnya. Ini nggak cukup. Bagaimana kalau nggak ada yang nanggap?

"Saya mencoba ingin menjadi bagian dari keseluruhan ini.

Baca juga: Belajar Falsafah Hidup dari Wayang Potehi

"Saya nanggap ini saya ingin memperkenalkan masyarakat luas, ya paling mudahnya saya memperkenalkan dengan karyawan-karyawan saya," papar Budi kepada BBC Indonesia.

Budi sangat puas dengan pertunjukan wayang Potehi di pabriknya, karena kesenian tersebut sarat makna dan pesan yang relevan dengan kondisi kekinian.

"Ini bulan baik untuk menyampaikan permohonan, dan kebetulan GoPot mampir di Semarang. Kita berdoa, bersama-sama menyampaikan harapan agar pagebluk ini bisa berakhir.

"Yang menarik di penampilan wayang ada edukasi, menghimbau mematuhi protokol kesehatan dan disampaikan berulang-ulang di tengah pertunjukan. Edukasinya dapat, doa dapat."

Baca juga: Meski Tak Ada Penonton, Wayang Potehi Tetap Digelar di Klenteng Ini 3 Kali Sehari

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.