Kompas.com - 13/10/2020, 20:50 WIB
Sampah rumah tangga terlihat mengapung terbawa aliran Selokan Mataram di daerah Kadirojo II Purwomartani, Kalasan, Sleman, KOMPAS.com / Wijaya KusumaSampah rumah tangga terlihat mengapung terbawa aliran Selokan Mataram di daerah Kadirojo II Purwomartani, Kalasan, Sleman,

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mayat bayi laki-laki ditemukan seorang pemancing berada di Selokan Mataram, Sanggrahan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.

Kapolsek Depok Timur, Kompol Suhadi, membenarkan adanya penemuan mayat bayi tersebut.

"Ditemukan warga sekitar jam 12 siang," ujar Kapolsek Depok Timur, Kompol Suhadi, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Petani Buat Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah di Selokan Mataram

Penemuan bayi ini berawal saat seorang warga yang sedang memancing di Selokan Mataram daerah Sanggrahan, Desa Maguwoharjo.

Setelah beberapa saat memancing, warga tersebut hendak berpindah tempat.

Ketika sedang melintas, warga ini melihat bayi berada dalam air Selokan Mataram. Kondisi bayi sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Melihat hal itu, warga ini langsung melapor ke Polsek Depok Timur. Mendapat laporan, polisi langsung menuju lokasi penemuan.

Baca juga: Dulunya Penuh Popok Bayi dan Bau, Kini Saluran Irigasi Sepanjang 1 Km Dipenuhi Ribuan Ikan Koi

Kemudian bayi tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi.

Menurutnya sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut. Pihaknya juga meminta keterangan sejumlah saksi.

"Ini kita masih dalam penyelidikan," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X