Cabup Petahana Ogan Ilir Didiskualifikasi KPU, Kampanye Jalan Terus Sampai Ada Putusan MA

Kompas.com - 13/10/2020, 17:28 WIB
Didampingi komisioner lainya Ketua KPU Ogan Ilir Massuriyati mengumumkan bahwa pasangan calon Bupati Ogan Ilir petahana Ilyas Panji Alam-Endang Putra Utama didiskualifikasi sebagai calon Bupati dan wakil bupati Ogan tahun 2020 KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGDidampingi komisioner lainya Ketua KPU Ogan Ilir Massuriyati mengumumkan bahwa pasangan calon Bupati Ogan Ilir petahana Ilyas Panji Alam-Endang Putra Utama didiskualifikasi sebagai calon Bupati dan wakil bupati Ogan tahun 2020

INDRALAYA, KOMPAS.com - KPU Ogan Ilir Sumatera Selatan akhirnya mendiskualifikasi pasangan bupati petahana Ilyas Panji Alam-Endang Putra Utama terkait kasus pelanggaran administrasi pilkada.

Keputusan itu diumumkan KPU Ogan Ilir pada Senin (12/10/2020) malam. 

Pasca-kejadian tersebut, jajaran pengurus DPD PDI-P Sumatera Selatan langsung mengumpulkan pengurus DPC PDIP Ogan Ilir hingga pengurus tingkat kecamatan di Kantor DPC PDIP Ogan Ilir, Selasa (13/10/2020). 

Wakil Kepala Bidang Ideologi dan Organisasi DPD PDI-P Sumatera Selatan Susanto Aziz dikonfirmasi usai pertemuan mengatakan, pihaknya memastikan bahwa pasangan cabup petahana Ilyas-Endang akan melakukan upaya hukum ke Mahkamah Agung (MA). 

Baca juga: KPU Ogan Ilir Diskualifikasi Calon Bupati Petahana Ilyas-Endang

Pendukung diingatkan agar tak rusak nama baik PDI-P

 

Mereka juga berkomitmen untuk tidak akan melakukan upaya yang dapat merusak nama baik partai.

"Kami diinstruksikan oleh Ketua Dewan Provinsi PDI Perjuangan untuk datang ke Ogan Ilir guna memberikan dukungan semangat kepada kader PDI-P di Ogan Ilir. Kami juga mengingatkan kader bahwa perjuangan belum selesai dan masih ada upaya hukum ke Mahkamah Agung," kata Susanto Aziz melalui telepon ke Kompas.com, Selasa (13/10/2020). 

"Kami juga menginstruksikan kepada kader dan pendukung Ilyas-Endang untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan nama baik partai," tambahnya.

Baca juga: KPU Ogan Ilir Periksa Calon Petahana Terkait Rekomendasi Diskualifikasi

Didiskualifikasi KPU, tapi tetap kampanye 

Susanto Aziz menambahkan, pasangan cabup petahana Ilyas-Endang akan tetap melakukan kampanye. Sebab, tidak ada aturan yang melarang pasangan Ilyas-Endang berkampanye sebelum turun keputusan MA. 

"Orang boleh saja mengatakan ini dan itu tapi kami juga punya bukti, nah buktinya akan kita adu, kita akan tetap melakukan kampanye hingga ada keputusan MA," katanya lagi

Sementara Juru Bicara Tim Pemenangan paslon lain, yakni paslon Panca Mawardi-Ardani Arwin Novansyah yang dihubungi via telepon tidak bersedia mengomentari soal keputusan Bawaslu dan KPU Ogan Ilir yang mendiskualifikasi pasangan calon Ilyas-Endang.

Menurut Arwin soal keputusan diskualifikasi itu adalah ranah Bawaslu dan KPU Ogan Ilir. Panca-Ardani tidak dalam kapasitas untuk mengomentarinya.

"Maaf kami tidak akan berkomentar soal keputusan itu, saat ini kami sedang fokus melakukan kampanye untuk mendapat dukungan masyarakat Ogan Ilir pada tanggal 9 Desember nanti," katanya.

Baca juga: Pasca Rekomendasi Diskualifikasi Calon, Pengamanan KPU dan Bawaslu Ogan Ilir Diperketat

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X