Kompas.com - 13/10/2020, 15:51 WIB
Suasana 30 massa aksi tolak omnibus law saat menjalani isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar usai reaktif rapid test, Senin (12/10/2020). Dok Biddokkes Polda SulselSuasana 30 massa aksi tolak omnibus law saat menjalani isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar usai reaktif rapid test, Senin (12/10/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 30 pedemo yang dinyatakan reaktif dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, akhirnya dipulangkan, Selasa (13/10/2020).

Sebelum dipulangkan, 30 orang tersebut telah menjalani swab dengan hasil negatif Covid-19.

"Mereka langsung pulang setelah dijemput orangtuanya," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul, Selasa.

Baca juga: 30 Pedemo Tolak Omnibus Law di Makassar Negatif Covid-19

Berdasarkan hasil penyelidikan, puluhan orang yang terdiri dari mahasiswa dan pelajar ini tidak terbukti melakukan perusakan dan terlibat bentrok saat kericuhan terjadi.

"Mungkin saat kejadian mereka ada di TKP sehingga diamankan teman-teman yang ada di lapangan," ujar Khaerul saat diwawancara wartawan di RS Bhayangkara Makassar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 30 orang yang diamankan saat demo menolak omnibus law UU Cipta Kerja di Polrestabes Makassar diketahui reaktif.

Baca juga: 6 Pedemo Tolak UU Cipta Kerja di Makassar Jadi Tersangka

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sulsel Kombes Pol dr Yusuf Mawadi mengatakan, 30 pengunjuk rasa tersebut telah dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan hasil swab.

"Hasilnya negatif semua. Saat ini 30 orang masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Kita rawat semuanya baik-baik," kata Yusuf, Senin (12/10/2020).

Meski telah dinyatakan negatif Covid-19, kata Yusuf, puluhan orang tersebut belum bisa dipulangkan.

"Ada tiga orang yang masih di bawah umur," ujar Yusuf.

Dikatakan Yusuf, 30 orang ini merupakan bagian dari 250 demonstran yang diamankan saat kericuhan menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di beberapa titik di Kota Makassar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.