Berniat Kirim Video Cara Melukis, Guru Malah Kirim Video Porno ke Grup WA Siswa

Kompas.com - 13/10/2020, 10:41 WIB
Ilustrasi pornografi Thinkstock/AndreyPopovIlustrasi pornografi

KOMPAS.com - Seoran guru SD di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali, mengirimkan sebuah video porno ke grup WhatsApp siswa.

Dari pemeriksaan, guru itu mengaku tidak sengaja mengirimkan video itu.

Awalnya guru itu mendapatkan kiriman video asusila dari grup WhatsApp lainnya.

Di saat yang bersamaan guru tersebut tengah membuat video materi melukis.

Baca juga: Guru SD di Bali Kirim Video Porno ke Grup Kelas, Orangtua Murid Kaget

Setelah video melukis selesai dibuat, sang guru berniat mengirimkannya ke grup WhatsApp siswa.

Namun, secara tak sengaja guru itu justru mengirimkan video porno.

Dia berencana menghapus video tersebut, tetapi tak mengetahui caranya.

"Motifnya salah pencet dan tak sengaja," kata Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2020).

Baca juga: Guru SD yang Kirim Video Porno ke Grup Siswa Mengaku Salah Pencet

 

Guru tersebut telah meminta maaf kepada orangtua siswa.

Kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak dilaporkan ke polisi.

 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, I Nengah Sukarta mengatakan, telah memanggil guru tersebut.

Karena ketidaksengajaan, guru itu disanksi berupa pembinaan.

Guru tersebut telah dipertemukan dengan orangtua murid di kelas dan difasilitasi oleh kepala desa setempat.

Dia meminta kepada guru itu agar lebih berhati-hati dan mengimbau kepada guru lain agar memeriksa file saat hendak dikirimkan.

Para guru juga diminta tak menyimpan video porno di ponselnya dan menyarankan agar segera dihapus jika mendapat kiriman dari grup WA manapun. (Kontributor Bali, Imam Rosidin | Editor Robertus Belarminus)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X