3 Klaster Pesantren Ditemukan di Kabupaten Bogor, 86 Santri Positif Corona

Kompas.com - 12/10/2020, 23:04 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Tren penularan virus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kian mengkhawatirkan.

Hal itu disebabkan karena ditemukannya penularan Covid-19 di lingkungan pondok pesantren atau dengan kata lain munculnya Klaster Pesantren.

Bupati Bogor Ade Yasin menyebut bahwa saat ini ada tiga pesantren di Kabupaten Bogor yang menjadi klaster penyebaran virus Covid-19.

Dari total tiga klaster pesantren itu, sebanyak 86 santri dan santriwati yang dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Jokowi Singgung Kasus Covid-19 di Wilayahnya, Bupati Bogor Minta Bantuan

"Sudah ada 3 pesantren yang terpapar, tentu ini menjadi perhatian kami dan akan ditindaklanjuti dengan membentuk satgas pondok pesantren. Jadi satgas ini kita bentuk untuk menjaga, mengawasi agar tidak terjadi keramaian di sana," kata Ade usai rapat penanganan Covid-19 di lingkungan pesantren di Kantor Setda Kabupaten Bogor, Senin (12/10/2020).

Ade menjelaskan, kasus Covid-19 pada klaster pesantren tersebut pertama kali diketahui setelah ada 5 santri yang diperiksa dan hasilnya 4 dinyatakan positif.

Hal itu diketahui, saat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menggelar tes swab massal terhadap sejumlah santri di Pondok Pesantren Darul Ulum, Cigombong.

Dari situ, tim gugus tugas langsung melakukan tracing kasus positif kepada sejumlah santri lainnya yang sempat melakukan riwayat kontak.

Baca juga: Kabupaten Kuningan Zona Merah, Ridwan Kamil Minta Bupati Tracing Klaster Pesantren

86 santri terpapar corona

Alhasil, sebanyak 86 santri ditemukan terpapar virus Corona terangkum dari tiga pondok pesantren di wilayah Kabupaten Bogor.

Adapun tiga klaster pesantren yang terpapar Covi-19 tersebut yakni, pesantren Al Kaukab, di Kecamatan Gunung Putri dengan total dua santri positif.

Disusul kemudian ada sebanyak tujuh santri positif Covid-19 di pesantren Ummul Qura, Kecamatan Leuwiliang.

Terakhir klaster pesantren yang paling banyak yaitu pesantren Darul Ulum di Kecamatan Cigombong, dengan total 77 santri yang positif Covid-19.

"Pesantren Gunung Putri, disitu ada 2 (santri) yang positif, kemudian (pesantren) di Leuwiliang ada 7 orang dari 4.072 spesimen yang diperiksa dan (pesantren) di Cigombong ada 77 orang, dari 2.200 spesimen yang diperiksa," sebut Ade.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Takut Hasilnya Reaktif, Petugas KPPS Pilkada di Jateng Tolak Rapid Test

Takut Hasilnya Reaktif, Petugas KPPS Pilkada di Jateng Tolak Rapid Test

Regional
'Menghancurkan Secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?'

"Menghancurkan Secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?"

Regional
Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Regional
Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Regional
Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Regional
Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Regional
Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X