Ridwan Kamil: Zona Merah di Jabar Hanya 3 Daerah, Jabodetabek Membaik

Kompas.com - 12/10/2020, 17:50 WIB
Usai Rapat Koordinasi di Mapolda Jabar, Senin (12/10/2020), di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut untuk pertama kalinya zona merah di jabar hanya tiga daerah, yakni Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kuningan, sementara Jabodetabek membaik dan tidak ada zona merah. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIUsai Rapat Koordinasi di Mapolda Jabar, Senin (12/10/2020), di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut untuk pertama kalinya zona merah di jabar hanya tiga daerah, yakni Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kuningan, sementara Jabodetabek membaik dan tidak ada zona merah.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut untuk pertama kalinya zona merah di Jabar hanya berada di tiga daerah, yakni Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kuningan.

Sementara Jabodetabek membaik dan tidak ada zona merah.

"Pertama kalinya di Jabar zona merah hanya tiga, biasanya lima, tujuh. Satu adalah Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, kemudian Kuningan. Jadi, Jabodetabek membaik, tidak ada zona merah kecuali Bekasi," kata pria berkacamata yang akrab disapa Emil usai Rapat Koordinasi di Mapolda Jabar, Senin (12/10/2020).

Baca juga: Menurun, Zona Merah Covid-19 di Jabar Hanya 3 Daerah

Khusus di Kabupaten Karawang, kata Emil, klaster industri dan keluarga sedang mengemuka. Khusus di Kuningan, muncul klaster pesantren yang saat ini tengah dalam pengendalian.

"Klaster pesantren sedang dikendalikan karena lonjakannya luar biasa maka kategorinya masih merah," kata Emil.

Sementara daerah yang sebelumnya berstatus zona merah seperti Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, kini sudah berstatus oranye.

"Jadi di Bandung Raya tidak ada lagi zona merah," ucap Emil.

Lebih lanjut, Emil mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi yang tidak seketat sebelumnya.

"Maka, Bodebek sekarang sedang dikoordinasikan seperti halnya komitmen yang sudah disampaikan jika ada perubahan di Jakarta maka Bodebek di Jabar akan menyesuaikan," ucap Emil.

Baca juga: Tangani Covid-19 di Jabar, Ridwan Kamil Beri Wilayah Bodebek Perhatian Khusus

Selain itu, keterisian ruang di rumah sakit pun mulai menurun. Emil menilai ada indikasi ketersediaan ruang isolasi di Jabar tidak melewati batas WHO.

"Per hari ini 54 persen, kemarin 58 persen," kata Emil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X