Video Viral Calon Bupati Solok Langgar Lokasi Kampanye, Marahi Panwascam Saat Diingatkan

Kompas.com - 12/10/2020, 16:00 WIB
Calon Bupati Solok Epyardi Asda marah-marah karena diingatkan anggota Panwascam soal lokasi kampanye, Sabtu (10/10/2020) Foto: Screenshoot videoCalon Bupati Solok Epyardi Asda marah-marah karena diingatkan anggota Panwascam soal lokasi kampanye, Sabtu (10/10/2020)

PADANG, KOMPAS.com - Video calon bupati Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Epyardi Asda marah-marah kepada anggota Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) beredar luas di media sosial (medsos).

Video berdurasi 65 detik itu memperlihatkan Epyardi yang merupakan mantan anggota DPR RI itu berkumpul dalam sebuah rumah bersama puluhan orang. Mereka hendak makan bersama.

Epyardi meneriakkan yel untuk meyakinkan orang-orang di sana bahwa pasangan Epyardi Asda-Jon Firman Pandu akan menang pada Pilkada Kabupaten Solok.

Seorang petugas Panwascam berdiri di depan pintu mengingatkan Epyardi bahwa di tempat itu Epyardi tidak boleh berkampanye karena sesuai Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP), kampanyenya dilakukan di tempat lain, bukan di tempat makan siang itu.

Baca juga: Satu Paslon Pilkada Kabupaten Solok Gugur gegara Gagal Tes Kesehatan

Mendengar penjelasan petugas itu, Epyardi tidak terima.

Epyardi protes dengan nada meninggi kepada petugas dan mengaku kepada petugas bahwa sudah punya STTP untuk semua tempat di wilayah nagari tersebut.

"Acara kita di semua nagari, jangan terlalu begini kalian. Jangan saya sudah baik-baik, kalian selalu mengganggu acara saya. Saya kampanye ada izin, terserah Anda mau melaporkannya,” kata Epyardi dalam video tersebut. 

Baca juga: Wakapolda Gadungan Tipu Warga di Solok, Begini Kasusnya

Langgar titik kampanye

Ketua Bawaslu Kabupaten Solok Afri Memori mengakui bahwa peristiwa yang videonya viral di media sosial itu terjadi di Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukik Sundi, Kabupaten Solok, Sabtu (10/10/2020).

"Peristiwa terjadi di Muaro Paneh pada Sabtu kemarin," kata Afri yang dihubungi Kompas.com, Senin (12/10/2020).

Menurut Afri, hal itu terjadi karena di dalam STTP Epyardi hanya berkampanye di satu titik di kawasan tersebut.

Baca juga: Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria Dituntut 6 Tahun Penjara

"Dalam STTP titik kampanye bukan di lokasi rumah tempat makan, sehingga Panwascam mengingatkan hal tersebut," kata Afri.

Setelah diingatkan, kata Afri, terjadilah insiden seperti di dalam video.

"Setelah itu mereka membubarkan diri. Panwascam datang saat itu bersama aparat kepolisian," jelas Afri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X