Pelaku Pelemparan Batu ke Massa Demo dari Atas Gedung DPRD Medan Ternyata Oknum Sekuriti

Kompas.com - 12/10/2020, 15:44 WIB
Tangkapan layar video pelemparan batu dari atas gedung DPRD Kota Medan saat terjadi aksi unjuk rasa rusuh di DPRD Sumut pada Kamis (8/10/2020). Polisi memastikan sudah mengantongi identitas pelaku dan bukan dari polisi. IstimewaTangkapan layar video pelemparan batu dari atas gedung DPRD Kota Medan saat terjadi aksi unjuk rasa rusuh di DPRD Sumut pada Kamis (8/10/2020). Polisi memastikan sudah mengantongi identitas pelaku dan bukan dari polisi.

 

MEDAN, KOMPAS.com - Identitas pelaku pelemparan ke arah massa aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di depan DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol, Medan pada Kamis (8/10/2020) terungkap.

Pelakunya dua orang pria yang ternyata adalah oknum sekuriti di DPRD Kota Medan. Polisi masih mendalami motif pelemparan. 

"(Profesinya) sekuriti di DPRD Kota Medan," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja usai konferensi pers kasus narkoba di RS Bhayangkara Medan pada Senin (12/10/2020).

Namun demikian, Tatan tidak menyebut identitas lebih rinci sosok oknum sekuriti di gedung dewan yang lokasinya bersebelahan langsung dengan gedung DPRD Sumut itu.

Diketahui, pelemparan diduga batu oleh dua orang dari atas gedung DPRD Kota Medan ke arah massa aksi itu videonya viral di media sosial.

"Namanya saya belum tahu," katanya. 

Baca juga: Buntut Demo Rusuh di Medan, Ketua KAMI Medan Ditangkap dan Segera Dibawa ke Jakarta

Motif pelemparan

Ketika ditanya motif pelaku melakukan pelemparan, Tatan belum mendapatkan informasi lebih jauh terkait hal tersebut.

"Motifnya apa, belum tahu. Apakah iseng atau karena gedungnya dilemparin. Kita belum dapat infonya," katanya. 

Tidak diketahui apakah ada yang terluka akibat pelemparan tersebut.

Namun, setelah aksinya diketahui massa aksi yang meneriakinya dari bawah masih terjadi pelemparan untuk yang ke dua dan ketiga.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin menegaskan bahwa identitas pelaku sudah diketahui dan bukan polisi. 

"Dan yang viral melakukan pelemparan dari lantai 3 gedung DPRD Kota Medan itu, bahwa ada tuduhan itu polisi, sudah kita tangkap, bukan polisi," katanya.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Pria yang Diduga Lempari Massa Aksi di DPRD Medan dengan Batu

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Perangkat Desa Cabuli Belasan Anak, Ini Faktanya

Oknum Perangkat Desa Cabuli Belasan Anak, Ini Faktanya

Regional
Video Viral Turis Asing Jadi Korban Jambret, Sempat Kejar Pelaku hingga Jatuh dari Motor

Video Viral Turis Asing Jadi Korban Jambret, Sempat Kejar Pelaku hingga Jatuh dari Motor

Regional
Seorang Bos Arisan di Cianjur Jadi Tersangka Penipuan Rp 9 Miliar

Seorang Bos Arisan di Cianjur Jadi Tersangka Penipuan Rp 9 Miliar

Regional
Seorang Polisi Diduga Ikut Memperkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Seorang Polisi Diduga Ikut Memperkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Regional
Seorang Operator 'Backhoe' Hilang Saat Gunung Semeru Meletus

Seorang Operator "Backhoe" Hilang Saat Gunung Semeru Meletus

Regional
4 Daerah di Jatim Jadi Zona Merah, Satgas Sebut Dampak Libur Panjang

4 Daerah di Jatim Jadi Zona Merah, Satgas Sebut Dampak Libur Panjang

Regional
Gubernur Riau Positif Corona, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Gubernur Riau Positif Corona, 75 Persen ASN Bekerja dari Rumah

Regional
Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Direktur RS Rujukan Covid-19, Minta Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Direktur RS Rujukan Covid-19, Minta Kapasitas Ruang Isolasi Ditambah

Regional
Atap Gedung SDN di Jember Ambruk, 20 Tahun Tak Pernah Direnovasi, Usul Pebaikan Tak Ditanggapi

Atap Gedung SDN di Jember Ambruk, 20 Tahun Tak Pernah Direnovasi, Usul Pebaikan Tak Ditanggapi

Regional
Bupati Jember Sanksi Tiga Camat yang Tak Netral

Bupati Jember Sanksi Tiga Camat yang Tak Netral

Regional
Wisatawan Diimbau Tidak Datang ke Kota Bandung yang Zona Merah

Wisatawan Diimbau Tidak Datang ke Kota Bandung yang Zona Merah

Regional
Harimau Sumatera Melintasi Kebun Sawit Perusahaan untuk Menandai Wilayah

Harimau Sumatera Melintasi Kebun Sawit Perusahaan untuk Menandai Wilayah

Regional
'Semua Rumah Sakit di Surabaya Penuh Saat Dokter Sardjono Akan Dirujuk'

"Semua Rumah Sakit di Surabaya Penuh Saat Dokter Sardjono Akan Dirujuk"

Regional
Nico, Siswa SD yang Sekolah Sambil Jualan Es Kucir, Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Nico, Siswa SD yang Sekolah Sambil Jualan Es Kucir, Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Regional
Harga Gabah Anjlok Selama Pandemi, Petani di Polman Sampai Jual Emas untuk Modal Bertani

Harga Gabah Anjlok Selama Pandemi, Petani di Polman Sampai Jual Emas untuk Modal Bertani

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X