128 Pedemo Tolak Omnibus Law di Malang Dibebaskan, Satu Masih Ditahan

Kompas.com - 10/10/2020, 15:31 WIB
Mobil Patwal milik Satpol PP Kota Malang dibakar saat aksi demonstrasi tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di depan gedung DPRD Kota Malang berlangsung ricuh, Kamis (8/10/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKMobil Patwal milik Satpol PP Kota Malang dibakar saat aksi demonstrasi tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di depan gedung DPRD Kota Malang berlangsung ricuh, Kamis (8/10/2020).

MALANG, KOMPAS.com – Sebanyak 128 demonstran yang diamankan saat aksi menolak Omnibus Law di Malang, Jawa Timur, dibebaskan pada Jumat (9/10/2020) malam.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan, ratusan demonstran yang dibebaskan karena tidak cukup bukti setelah melewati pemeriksaan selama 1x24 jam.

“Pemeriksaan secara keseluruhan karena dari 128 itu kami belum dapat bukti yang kuat. Karena waktunya 1x24 jam kami wajib memulangkannya,” katanya, Jumat.

Baca juga: 20 Pedemo Reaktif Rapid Test Covid-19, Pemkot Malang Waspada Klaster Demonstrasi

Dengan begitu, masih tersisa satu orang yang diamankan polisi.

Sebab, saat kericuhan terjadi pada Kamis (8/10/2020), polisi mengamankan sebanyak 129 orang.

Azi mengatakan, satu orang yang tersisa masih dalam tahap penyelidikan lanjutkan dan berpotensi menjadi tersangka.

“Masih ada satu orang yang kami periksa, kami lakukan penyidikan yang diduga menjadi pelaku (pengrusakan),” jelasnya.

Baca juga: Total 129 Massa Aksi Diamankan di Malang, Terdiri dari Pelajar hingga Kuli Bangunan

Satu orang yang masih ditahan ini berinisial AN (21), seorang kuli bangunan asal Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Dia tertangkap merusak kendaraan dinas milik Polres Batu.

“Dia melempari kaca bus dengan menggunakan batu, tidak memprovokasi,” jelasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Diterkam Buaya Saat Ambil Wudu, Rusli Ditemukan Tewas dengan Luka Gigitan

Diduga Diterkam Buaya Saat Ambil Wudu, Rusli Ditemukan Tewas dengan Luka Gigitan

Regional
Misteri Mayat Bocah Perempuan di Subang, Kenakan Baju Worm Zone, Diduga Dibuang Pria dari Mobil Elf

Misteri Mayat Bocah Perempuan di Subang, Kenakan Baju Worm Zone, Diduga Dibuang Pria dari Mobil Elf

Regional
Polisi Usut Izin Perumahan SBG dan Pondok Daud di Lokasi Longsor Sumedang

Polisi Usut Izin Perumahan SBG dan Pondok Daud di Lokasi Longsor Sumedang

Regional
Siapakah Kristen Gray, WNA yang Cuitannya Soal Bali Viral di Twitter?

Siapakah Kristen Gray, WNA yang Cuitannya Soal Bali Viral di Twitter?

Regional
Sulbar Telah Dilanda 32 Kali Gempa Susulan, BMKG: Masyarakat Tetap Waspada

Sulbar Telah Dilanda 32 Kali Gempa Susulan, BMKG: Masyarakat Tetap Waspada

Regional
Banjir Bandang di Puncak Bogor, BPBD: Area Jalan Sudah Dipenuhi Lumpur...

Banjir Bandang di Puncak Bogor, BPBD: Area Jalan Sudah Dipenuhi Lumpur...

Regional
Tuding Ada Uang di Balik Kasus Tabrak Lari Flyover Manahan, Warga Solo Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Tuding Ada Uang di Balik Kasus Tabrak Lari Flyover Manahan, Warga Solo Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Imigrasi Bali Ancam Deportasi WNA yang Terus Langgar Protokol Kesehatan

Imigrasi Bali Ancam Deportasi WNA yang Terus Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Viral Video Banjir Bandang di Puncak Bogor, Warga Panik Berlarian Menyelamatkan Diri

Viral Video Banjir Bandang di Puncak Bogor, Warga Panik Berlarian Menyelamatkan Diri

Regional
Sepekan Penerapan PTKM, Satpol PP DIY Catat 366 Pelanggaran

Sepekan Penerapan PTKM, Satpol PP DIY Catat 366 Pelanggaran

Regional
Tiga Orang Diduga Tertimbun Bangunan di 3 Dusun Terisolir di Majene

Tiga Orang Diduga Tertimbun Bangunan di 3 Dusun Terisolir di Majene

Regional
Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di 10 Kabupaten dan Kota di Maluku Dimulai Februari

Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di 10 Kabupaten dan Kota di Maluku Dimulai Februari

Regional
Bus Tabrak Warung, Sopir Mengaku Tak Hapal Jalan, Korban Teriak-teriak Tertimpa Etalase

Bus Tabrak Warung, Sopir Mengaku Tak Hapal Jalan, Korban Teriak-teriak Tertimpa Etalase

Regional
Ridwan Kamil: Kota Bekasi Paling Taat Protokol Kesehatan Se-Jabar, Depok Paling Tidak Taat

Ridwan Kamil: Kota Bekasi Paling Taat Protokol Kesehatan Se-Jabar, Depok Paling Tidak Taat

Regional
Bupati Banyumas: Tidak Bawa Hasil Tes Cepat Antigen Negatif, Enggak Boleh Masuk

Bupati Banyumas: Tidak Bawa Hasil Tes Cepat Antigen Negatif, Enggak Boleh Masuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X