[POPULER NUSANTARA] Marzuki Alie Fasilitasi Mahasiswanya yang Ikut Demo | Anggota DPRD Bagi-bagi Uang di Tengah Demo

Kompas.com - 10/10/2020, 06:17 WIB
Massa aksi demo penolakan pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja dan pihak kepolisian terlibat bentrok saat melakukan orasi di halaman gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (8/9/2020). KOMPAS.com/Aji YK PutraMassa aksi demo penolakan pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja dan pihak kepolisian terlibat bentrok saat melakukan orasi di halaman gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (8/9/2020).

4. Disdik Sumsel kaget banyak plejara yang ikut demo

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Riza Fahlevi mengaku kaget banyak pelajar ditangkap polisi karena ikut dalam aksi demo penolakan Undang-undang (UU) Cipta Kerja.

"Saya kaget di telepon Pak Kapolres banyak pelajar yang ditangkap. Ini sangat disayangkan, mereka pakai baju sekolah turun ke jalan, padahal sekolah sedang libur," kata Riza, Jumat (9/10/2020).

Kata Riza, sudah ada 499 pelajar SMA dan SMK yang diamankan petugas. Selain itu, ia juga menyayangkan adanya provokator yang mendalangi para pelajar untuk turun ke jalan.

"Beruntung anak-anank ini diamankan lebih dulu oleh polisi sebelum ikut demo. Kalau tidak meraka bisa jadi korban atau pelaku kerusuhan," ungkapnya.

Kata Riza, semua pelajar masih belajar di rumah. Namun, mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk keluar rumah dan ikut dalam rombongan massa aksi demo.

"Kalau masih ada yang ikut (demo) ambil paket C saja. Silakan sekolah di pinggir Sumsel," ungkapnya.

Riza pun mengimbau agar orangtua lebih memperhatikan anak-anak mereka agar tak mengikuti demo di jalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Disdik: Pelajar yang Ikut Demo Ambil Paket C Saja, Silakan Sekolah di Pinggir Sumsel

 

5. Buron 7 tahun, narapidana kasus penipuan kembali ditangkap

Seorang narapidana kasus penipuan digelandang petugas setelah 7 tahun kabur dari Lapas di kediamannya di Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (7/10/2020) malam. (Istimewa)KOMPAS.com/Tresno Setiadi Seorang narapidana kasus penipuan digelandang petugas setelah 7 tahun kabur dari Lapas di kediamannya di Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (7/10/2020) malam. (Istimewa)

Setelah sempat buron selama tujuh tahun, Sarpan (45) narapidana kasus penipuan yang kabur dari Kelas IIB Tegal, Jawa Tengah, kembali ditangkap.

Sarpan kabur sejak 2013, ia ditangkap petugas kepolisian bersama petugas lapas di Desa Harjasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Rabu (7/10/2020) malam.

Kepala Lapas Kelas IIB Tegal, Sambiyono mengatakan, selama masa pelariannya narapidana itu berpindah-pindah tempat, termasuk cukup lama berada di Jakarta.

"Di Jakarta juga cukup lama. Setelah diketahui pulang ke Suradadi, kita tangkap bekerjasama dengan Polsek Suradadi dan warga setempat," kata Sambiyono, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (9/10/2020).

Baca juga: Akhirnya Sarpan Kembali Ditangkap Setelah 7 Tahun Kabur dari Lapas

 

Sumber: KOMPAS.com (Penulis : Aji YK Putra, Tresno Setiadi, Ari Himawan Sarono, | Editor : Abba Gabrillin, Khirina, Aprilia Ika, Farid Assifa, Teuku Muhammad Valdy Arief)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.