Soal Kasus Najwa Shihab, Dedi Mulyadi: Apakah Setiap Orang yang Ngomong Sendiri Harus Dilaporkan?

Kompas.com - 10/10/2020, 06:07 WIB
Tangkapan layar video youtube acara mata najwa dengan tema #MataNajwaMenantiTerawan screenshootTangkapan layar video youtube acara mata najwa dengan tema #MataNajwaMenantiTerawan

KOMPAS.com - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi mengomentari kasus video Najwa Shihab mewawancarai kursi kosong.

Adapun video bertajuk "Mata Najwa Menanti Terawan" itu sempat membuat Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu Silvia Dewi Soembarto melaporkan Najwa ke Polda Metro Jaya.

Menurut Silvia, wawancara Najwa dengan kursi kosong dianggap merendahkan Presiden Joko Widodo melalui orang yang membantunya.

Namun, laporan tersebut ditolak lantaran dianggap menjadi ranah Dewan Pers.

Dewan Pers menegaskan, tak ada pelanggaran kode etik jurnalistik dalam video tersebut.

Baca juga: Sindir Kasus Najwa Shihab, Dedi Mulyadi Dialog dengan Kursi Kosong, Videonya Viral

Pertanyakan sikap pelapor

Ilustrasi tanda tanyaThinkstock Ilustrasi tanda tanya
Dedi mempertanyakan sikap Silvia yang melaporkan Najwa Shihab.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, menurut dia, tak ada sesuatu dari video tersebut yang harus diperkarakan secara serius.

"Apakah setiap orang yang yang ngomong sendiri harus dilaporkan? Kalau begitu, orang gila pun yang biasa ngomong sendiri harus dilaporkan?" tanya Dedi.

"Jangan buang-buang waktu dan energi untuk melaporkan masalah itu ke polisi," tutur dia.

Baca juga: Soal Video Kursi Kosong Menkes Terawan, Dewan Pers Tegaskan Najwa Shihab Tak Langgar Kode Etik

 

Video Dedi Mulyadi dialog dengan kursi kosong. Tangkap layar Facebook Video Dedi Mulyadi dialog dengan kursi kosong.
Hal biasa dalam dunia seni

Dedi Mulyadi bahkan membuat video sindiran terkait buntut kasus video "Menanti Terawan".

Dalam video viral yang dibuatnya, Dedi juga berdialog dengan kursi kosong.

"Aku sangat membutuhkanmu saat ini. Aku ingin kehadiranmu saat ini. Banyak hal yang ingin aku bicarakan dengan kamu. Rupanya kamu sudah tak pedulikan aku di sini. Kamu biarkan aku di sini tanpa kepastian...,"  kata Dedi dalam penggalan video.

Dedi mengatakan, hal semacam itu disebut monolog dalam dunia seni.

"Dialog imajiner, bicara dalam ruang kosong. Ruang kebebasan berekspresi yang bisa dilakukan siapa pun karena ini bagian dari tata kehidupan," kata Dedi.

"Di mana seni adalah ruang-ruang untuk buat kita ekspresikan seluruh hati kita, bisa membuat menangis, tertawa, dan bisa membuat orang jadi marah. itulah seni," lanjut Dedi dalam video itu.

Baca juga: Soal Pelaporan Najwa Shihab, Dewan Pers: Lebih Tepat ke Komisi Penyiaran Indonesia

Hargai kebebasan berekspresi

Najwa ShihabDok Uniqlo Najwa Shihab
Dedi Mulyadi menegaskan, kasus ini menjadi pengingat bagi semua orang untuk menghargai kebebasan berekspresi.

Sebab, yang dilakukan Najwa dinilai bagian dari sebuah seni.

"Video ini ingatkan semuanya bahwa ada ruang kebebasan berekspresi yang harus saling dihormati," kata mantan Bupati Purwakarta itu.

Sumber: Kompas.com (Editor: Farid Assifa)



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.