Akan Ajukan "Judicial Review" ke MK, Forum Rektor Lampung Bedah UU Cipta Kerja secara Ilmiah

Kompas.com - 09/10/2020, 15:54 WIB
Ilustrasi pengadilan. ShutterstockIlustrasi pengadilan.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Forum Rektor Lampung akan membedah omnibus law UU Cipta Kerja secara ilmiah.

Hasil kajian ilmiah atas undang-undang tersebut akan menentukan pengajuan judicial review ke Mahkamah Konstitusi.

Juru Bicara Forum Rektor Lampung, Firmansyah Y Alfian mengatakan, pihaknya sudah mengadakan pertemuan dengan 40 rektor universitas negeri dan swasta terkait rencana kajian ilmiah tersebut.

"Kami akan kaji secara ilmiah UU Cipta Kerja itu, melibatkan akademisi dan berbagai elemen," kata Firmansyah dihubungi, Jumat (9/10/2020).

Baca juga: Ridwan Kamil Sarankan Demonstran Omnibus Law Lakukan Judicial Review ke MK

Firmansyah menambahkan, kajian ilmiah tersebut tidak hanya melibatkan akademisi, melainkan juga mahasiswa dan berbagai pihak yang berkaitan dengan UU Cipta Kerja.

Menurut Firmansyah, hasil kajian ilmiah ini akan menentukan apakah UU Cipta Kerja perlu disempurnakan atau diajukan judicial review-nya ke Mahkamah Konstitusi.

"Jika nanti kami menemukan ada dan perlu perbaikan maupun penyempurnaan, kami akan ajukan judicial review ke MK," kata Firmansyah.

Baca juga: Tolak UU Cipta Kerja, Buruh Akan Ajukan Judicial Review ke MK

Sweeping Aparat Perlu Diusut

Sementara itu, Tim Advokasi Kebebasan Berpendapat wilayah Lampung menilai aksi sweeping (penyisiran) yang dilakukan aparat kepolisian pada Rabu (7/10/2020) malam dan Kamis (8/10/2020) telah melanggar konstitusi.

Koordinator Tim Advokasi Kebebasan Berpendapat wilayah Lampung, Kodri Ubaidillah mengatakan, penyisiran itu telah melanggar hak asasi manusia yang dijamin konstitusi untuk menyampaikan pendapat.

"Kami meminta agar Komnas HAM menginvestigasi sweeping kemarin, siapa saja korbannya dan apa motif sweeping tersebut," kata Kodri.

Baca juga: Viral Video Mahasiswa Ditangkap dan Dianiaya Polisi, Polda Lampung: Masih Kami Selidiki

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Regional
Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Regional
Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Regional
Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X