Kisah Nurrohman, ABK yang Berhari-hari Mengapung di Lautan, Kapal Karam dan Rekan-rekannya Hilang

Kompas.com - 09/10/2020, 05:45 WIB
Ilustrasi kapal karam KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi kapal karam

KOMPAS.com- Sebuah kapal ikan bernama KM Tanjung Permai berpenumpang 11 anak buah kapal (ABK) mulai karam pada Senin (5/10/2020) malam.

Beberapa hari setelahnya atau pada Kamis (8/10/2020) sore, seorang pria ditemukan mengapung di Perairan Uluwatu, Badung, Bali.

Pria bernama Nurohman itu rupanya adalah anak buah kapal (ABK) yang selamat setelah terjun dari kapal karam tersebut.

Ia terombang-ambing berhari-hari di tengah lautan hingga ditemukan kapal boat yang melintas.

Baca juga: Kapal Ikan Berawak 12 Nelayan Hilang, Tim SAR Kerahkan Helikopter

Kapal karam karena ombak

Tim SAR gunakan helikopter cari kapal ikan dengan 12 nelayan yang hilangIstimewa Tim SAR gunakan helikopter cari kapal ikan dengan 12 nelayan yang hilang
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada mengemukakan, KM Tanjung Permai membawa 11 ABK dengan rute Teluk Benoa menuju Selat Badung.

Namun, kapal tersebut karam dan hilang kontak. Penyebab karamnya kapal adalah ombak tinggi di dekat Perairan Uluwatu.

Dari keterangan Nurohman, KM Tanjung Permai mulai karam pada Senin (5/10/2020) malam sekitar pukul 22.00 WITA.

Kapal dinyatakan hilang kontak pada Selasa (6/10/2020) setelah sebelumnya kapten kapal ikan sempat berkoordinasi dengan PT Lianiti Abadi saat berada di Selat Badung.

Dalam sambungan terakhir, kapten melaporkan kondisi kapal kemasukan air dan tengah diatasi.

Baca juga: ABK Ditemukan Selamat Setelah 2 Hari Terombang-ambing, 10 Rekannya Masih Dicari

 

Ilustrasi laut, samudra Ilustrasi laut, samudra
5 orang terjun ke laut

Suasana seisi kapal panik. Seluruh penumpang kapal termasuk dirinya berusaha menyelamatkan diri.

Tak lama kemudian, 5 orang awak memutuskan terjun ke laut. Sedangkan 6 orang lainnya masih bertahan di kapal.

Setelah terjun, Nurohman tak lagi melihat kawan-kawannya yang lain.

"Korban terpisah dengan rekan-rekannya," tutur Darmada.

Baca juga: Kapalnya Karam di Belitung Timur, 10 Nelayan Pandeglang Terombang-ambing di Laut, 1 Hilang

Terombang-ambing berhari-hari, raih benda yang mengapung

Satu ABK selamat setelah kapal ikan tenggelamIstimewa Satu ABK selamat setelah kapal ikan tenggelam
Di tengah lautan, Nurohman terombang-ambing sendirian tanpa jaket pelampung dan peralatan memadai lainnya.

Ia mencoba bertahan dengan meraih benda-benda mengapung di sekitarnya.

Melansir Tribun Bali, Nurohman akhirnya beruntung karena ditemukan oleh boat yang kebetulan melintas setelah mengapung berhari-hari.

Boat tersebut mengantar pemain surfing melalui Perairan Selat.

Nurohman lalu dievakuasi menuju ke Pelabuhan Benoa Bali dan tiba sekitar pukul 15.30 WITA.

Baca juga: Anak Berusia 10 Tahun Diduga Hanyut dan Tenggelam di Kali Angke Hulu

 

Ilustrasi lautan, mahluk laut, virus di lautanKeiki/Shutterstock Ilustrasi lautan, mahluk laut, virus di lautan
Tak dilengkapi alat pengamanan, rekan Nurohman masih dicari

Menurut pengakuan Nurohman, KM Tanjung Permai itu memang tak dilengkapi dengan jaket pelampung maupun alat pengamanan lainnya.

Kemudian, alat komunikasi di kapal itu juga sangat terbatas.

Disayangkan pula, kapal yang hilang tak dilengkapi alat pendukung keselamatan berupa EPIRB atau perangkat suar penentu lokasi dan telepon satelit.

Kini 10 ABK lainnya yang merupakan rekan Nurohman masih dinyatakan hilang.

Basarnas Bali meminta bantuan Basarnas Surabaya untuk mencari ABK lainnya di sekitar perairan selatan Jawa Timur.

"Selain bantuan dari Basarnas di Surabaya, rencana operasi SAR besok kami akan mengerahkan RIB menyisir wilayah selatan Bali, juga dari agen kapal KM Tanjung Permai berencana melakukan pencarian di perairan selatan Banyuwangi Jatim," ungkap Darmada.

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Bali, Imam Rosidin | Editor : Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X