Kompas.com - 08/10/2020, 17:25 WIB
Puluhan serikat buruh menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja atau omnibus law di titik pusat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kamis (8/10/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANPuluhan serikat buruh menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja atau omnibus law di titik pusat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kamis (8/10/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Berbagai serikat buruh menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di pusat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (8/10/2020).

Massa aksi melakukan longmars sambil mengajak karyawan berunjuk rasa saat melewati pabrik yang ada di berbagai kawasan industri di wilayah timur Kabupaten Bogor.

Puluhan aparat polisi dan TNI turut melakukan pengamanan aksi unjuk rasa sembari mengatur lalu lintas di sepanjang jalan raya.

Baca juga: Demo di DPRD Sukabumi Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Cedera

Pantauan Kompas.com, arus lalu lintas di Jalan Tegar Beriman pun sempat tersendat saat serikat buruh dari ratusan perusahaan ini tiba di lokasi.

Para buruh memblokade dua pintu utama kawasan pemerintahan sambil membentangkan spanduk besar yang bertuliskan berbagai penolakan pengesahan UU Cipta Kerja.

Spanduk dan poster itu bertuliskan, "DPR RI mengkhianati rakyat. Aksi melayat DPRD Kab Bogor". Kemudian, ditambah lagi dengan spanduk bertuliskan, "Mari bergerak sebelum menjadi jongos di negeri sendiri. Tolak omnibus law".

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja di Indramayu, Polisi Dilempari Botol

Massa meneriakan yel-yel diiringi nyanyian mars buruh di depan pintu masuk yang dijaga aparat kepolisian.

Dalam kesempatan itu, orasi salah satu buruh perempuan menyampaikan supaya buruh di wilayah Kabupaten Bogor turun ke jalan dan melakukan aksi mogok kerja.

"Hari ini kita turun ke jalan menolak omnibus law, jadi jangan takut kawan-kawan buruh apabila disanksi oleh perusahaan. Kita tegaskan bahwa hari ini adalah hari mogok kerja, hidup buruh, tolak omnibus law," teriak orator yang disambut dengan tepuk tangan.

Baca juga: Demo di Bandung Kembali Ricuh, Area Gedung Sate Dilempari Batu

"Saya menyesalkan sekali masih ada buruh yang diam-diam kerja. Maka pesan saya, perempuan bisa berontak, masak laki-laki tidak bisa. Tolong sampaikan ke teman-teman, hari ini kapitalis sedang berkuasa," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X